Alami Gangguang Jiwa, Dua Warga Cikaum Terpaksa Dipasung

0
51
Foto : Seorang Warga Desa Mekarsari Kecamatan Cikaum Alami Gangguan jiwa dan terpaksa dipasung oleh keluarganya. Foto AHYA NURDIN

SUBANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Subang mulai serius menangani warga Subang yang mengalami gangguan jiwa. Bertepatan dengan hari Pahlawan 10 Nopember 2021, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr.Maxi bersama tim Puskssmas Cikaum menjenguk 2 orang warga Cikaum yang mengalami gangguan jiwa.

“Hari ini kita menjenguk 2 orang pasien yang mengalami ganguan jiwa di kecamatan Cikaum. Kedua warga yang mengalami gangguan jiwa dipasung oleh keluarganya” ujar Kadinkes Subang dr. Maxi

Salah seorang pasien gangguan jiwa diantaranya O berusia 40 tahun yang merupakan warga Mekarsari Kec.Cikaum yang dipasung oleh keluarganya

“Dari informasi yang didapatnya, O menderita gangguan jiwa karena dipaksa bercerai dengan istrinya oleh keluarga O, padahal pernikahannya baru berusia 3 hari” katanya

Diduga O jiwanya terguncang akibat dipaksa bercerai oleh ayahnya, sehingga O mengalami gangguan jiwa

“O mengalami gangguan jiwa setelah dipaksa bercerai oleh ayahnya. Selama mengalami ganguan jiwa, O juga beberapa kali sempat mengancam mau membunuh ayahnya. Sehingga akhirnya O terpaksa dipasung disebuah ruangan kecil tak layak huni” ungkap Maxi

Dikatakan Maxi, O sempat mendapatkan perawatan medis, namun karena putus obat, O kembali kambuh sampai sekarang

“Jiwanya terguncang sudah lama, dan sudah ada riwayat pengobatan dengan Puskesmas Cikaum. Karena obat putus, sehingga kambuh lagi,” ucap Kadinkes.

Lebih lanjut Maxi, mengatakan selain O ada juga warga Cikaum lainnya yang mengalami gangguan jiwa diantaranya warga berinisial B asal Desa Gandasari

“B juga tak jauh beda sama O terpaksa harus dipasung disebuah ruangan kecil, B dipasung karena tingkahnya sangat membahayakan warga”katanya

Guna membantu pemulihan kejiwaan dua pasien asal Kecamatan Cikaum tersebut, Selanjutnya, pihak Dinkes Subang akan segera membawa kedua warga yang mengalami ganguan jiwa tersebut untuk mendapatkan pengobatan di Rumah Sakit Jiwa,

” Secepatnya kita akan rujuk kedua pasien tersebut ke Rumah sakit Jiwa Cisarua Bogor dan Rumah Sakit Jiwa dr Marzoeki Mahdi agar kedua pasien mendapatkan perawatan medis dan bisa sembuh dari penyakit gangguan jiwa yang dideritanya” Pungkas Maxi

Selain menjenguk 2 pasien yang alami gangguan jiwa, dr.Maxi juga menyalurkan sejumlah bantuan sembako untuk kebutuhan sehari-hari 2 pasien yang alami gangguan jiwa tersebut***

 

AHYA NURDIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here