Kamis, Juli 29, 2021

Aldi Bocah Kelas IV SD di Subang, Rela Banting Tulang “JUALAN CILOK” Demi Bantu Ekonomi Keluarga & Biaya Berobat Ibunya

SERING DIBACA

Hari Bakti TNI AU Ke 74, Lanud Suryadarma Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak COVID-19

SUBANG - Pia Ardhya Garini (AG) Cabang 5/Daerah I Lanud Suryadarma melaksanakan bakti sosial Peduli Covid 19 dengan melaksanakan...

Peduli COVID19! Pia AG Lanud Suryadarma, Bagikan Masker Gratis di Wilayah Kalijati Subang

SUBANG - Pia Ardhya Garini (AG) Cabang 5/Daerah I Lanud Suryadarma kembali melakukan aksi sosialnya dengan bagi-bagi masker kepada...

Danlanud Suryadarma Ikuti Upacara Hari Bakti TNI AU Secara Virtual

SUBANG - Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Djohn Amarul, S.AB., didampingi Komandan Wing 8 Kolonel Pnb Antonius Adi Nur...

SUBANG – Aldi Adiansyah bocah (10) tahun, menjadi tulang punggung keluarga. Anak seusia tersebut seharunya menikmati masa kanak-kanaknya dengan bermain bersama teman-temannya. Namun berbeda dengan Aldi, bocah kelas 4 SD tersebut tiap hari terlihat berjualan cilok keliling kawasan Alun-Alun Subang.

Aldi rela membuang masa kanak-kanaknya untuk bermain bersama teman-teman sebaya, demi berjualan cilok. Hal tersebut dilakukan oleh Aldi tak lain untuk membantu mencukupi biaya kebutuhan keluarganya serta membantu biaya pengobatan sang ibu yang menderita sakit dibagian kaki.

Aldi yang saat ini duduk di kelas IB SDN Salep Subang, tersebut harus rela banting tulang mengisi masa anak-anaknya dengan berjualan bersama sang kakak yaitu Handayani yang berusia 16 tahun.

Ketika ditemui patimbannews.com Jumat (12/3/2021) saat berjualan ke Kantor DPRD Kabupaten Subang, Aldi mengatakan berjualan cilok semenjak kelas 2 SD, begitupun Handayani sang kakak yang kini duduk di bangku kelas 8 SMP 3 Pagaden, Subang.

Mereka rutin berjualan setelah sepulang sekolah, namun dimasa pandemi karena belajar online mereka berjualan sejak pukul 10.00 WIB pagi hingga habis barang dagangannya.

Dikatakan Aldi, cilok yang jajakan merupakan buatan sang ibu dirumah, “Yang bikin ibu, aku jualan sama teteh,” ujar Aldi.

Aldi sendiri mengaku berjualan untuk membantu sang ibu yang tengah sakit dirumah, putra bungsu kelurga kurang mampu tersebut rela berjualan kadang hingga malam menjelang Isya jika dagangan mereka belum habis.

“Biasanya jualan disekitar sini, kalau gak habis keliling ke pasar,” kata Aldi.

Bocah tersebut pun mengaku tak malu berjualan cilok, “bahkan beberapa teman sekolah Aldi sering membeli ciloknya tersebut, dan teman-teman kadang suka beli, aku jualan sama kakak bawa tiga keranjang,” katanya.

Aldi sendiri mengaku ia bercita-cita membeli sepeda untuk ia pakai berjualan,

“Pengen beli sepeda buat jualan, biar gak jauh jalan kaki.” ucapnya.

Meski masa kecilnya kurang bahagia dan harus rela menghabiskan waktu bermainnya untuk berjualan cilok demi membantu ekonomi keluarga. Namun Aldi memiliki cita-cita yang tinggi yakni ingin menjadi tentara

“Aku pengen jadi tentara, dan ibu juga ingin aku jadi tentara biar jadi orang kuat.” katanya.

Aldi pun mengatakan keluarga mereka tinggal disebuah kontrakan di belakang rumah sakit PTPN Subang.

“ Dulu tinggal di Pagaden, sekarang pindah ngontrak di belakang RS. PTPN, dulu waktu masih di Pagaden juga tetap jualan,” tutur Aldi

Dijelaskan Aldi selain berjualan cilok, juga berjualan nasi ketan, “Kalau cilok itu dua ribu satu plastik, kalau nasi ketan seribu,” katanya.

Bocah malang tersebut sama sekali nampak tidak mengeluh ketika berjualan, Adi mengaku selain dirinya yang berjualan Cilok sama Ketan Gurih , Kakak nya Handayani pun sama berjualan bawa satu keranjang, aku disini, sedangkan Kaknya ke daerah lain,

Sementara Handayani Kakak nya Aldi berharap kondisi keluarga mereka lekas membaik, dan berharap ibunya cepat sembuh, bapak sehat kita bisa sekolah sampai tamat

“Meski kita berdua hidup penuh keterbatasan, tetap kita tetap ingin melanjutkan pendidikan hingga tamat SMA, sang kakak Handayani berharap bisa bekerja sebagai buruh pabrik dengan ijazah SMA nya, sang adik Adi bahkan bercita-cita menjadi seorang tentara” Ucap Handayani

Handayani mengaku, bahwa Adiknya Aldi Adiansyah saat ini telah di jadikan anak angkatnya Bapak Dedi Mulyadi, Mantan Bupati Purwakarta dua Periode yang sekarang menjadi Anggota DPR RI.

“Bahkan Aldi telah di ajak ke Rumahnya Pak Dedi Mulyadi dibelikan Sepedah BMX, HP, berikut Pakaian dan Sepatu berikut Peralatan Sekolah lengkap. Bahkan Pak Dedi ,akan menyekolahkan Aldi bersama saya hingga tamat SMA”Katanya

AHYA NURDIN

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU