Bacok Pelajar SMP di Pamanukan! 2 Anggota Gank Motor ALSTAR Asal Ciasem Terancam Pasal Berlapis

0
1131
Foto : Kapolsek Pamanukan Kompol Undang Sudrajat di dampingi Kasat Reskrim AKP Zulkarnaen menunjukan dua pelaku pembacokan dan Sajam barang bukti yang berhasil diamankan/ FOTO : AHYA NURDIN

 

SUBANG – Dua orang anggota Gank Motor ALSTAR yang merupakan pelaku pembacokan terhadap Rangga Balisobana ,terancam dikenakan pasal berlapis tentang Penganiayaan dan pengeroyokan serta kepemilikan atau penyalahgunaan senjata tajam.

Kapolres Subang AKBP Sumarni menegaskan akan menindak tegas para pelaku penganiayaan terhadap Rangga Balisobana yang menyebabkan korban mengalami luka bacokan di tangan kanan

” Kedua pelaku akan kita jerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 170 ayat 2 KUHP tentang pengeroyokan Jo Pasal 351 KUHP ayat 2 tentang Penganiayaan yang mengakibatkan orang terluka dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan Undang Undang Darurat Nomor 12 tentang penyalahgunaan senjata tajam dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara” tegasnya

“Namun, karena pelaku masih dibawah umur, hukuman di sesuaikan dengan usia pelaku yakni sekitar sepertiga hukuman” imbuhnya

Dikatakan Kapolres, pasal berlapis tersebut dikenakan kepada kedua pelaku agar memberikan efek jera kepada remaja lainnya

” Semoga hukuman berat ini, bisa memberikan efek jera kepada anggota Gank motor lainnya agar tak melakukan aksi keji dijalanan terhadap orang yang tak berdosa” kata Kapolres Subang, didampingin¬† Kapolsek Pamanukan Kompol H.Undang Sudrajat dan Kasat Reskrim AKP Zulkarnaen

Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa kedua Pelaku berhasil di bekuk polisi pada Senin malam(15/11/2021) sekitar pukul 21.00 WIB di rumahnya masing-masing

“Kedua pelaku merupakan remaja asal Desa Ciasem Hilir. Saat ini kedua pelaku berinisal MI(15) remaja Putus Sekolah dan GR(17) Pelajar salah satu SMK di Sukamandi masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Pamanukan”ucapnya

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga berhasil mengamankan 1 buah Gergaji pemotong es balok sepanjang 1 meter dan 1 buah golok

“Pelaku menganiaya korban hingga terluka menggunakan gergaji pemotong es balok ” ungkapnya

Sementara itu ditemui di Rumahnya, Rangga, menjelaskan terkait kronologis kejadian pembacokan yang menimpa dirinya pada Sabtu malam Minggu kemarin

“Saya sedang nongkrong bersama rekan-rekan dan tidak ada masalah apapun sebelumnya dengan pihak manapun. Namun tiba-tiba diserang, temen saya kena lalu saya menolongnya lalu saya dibacok kena tangan,” jelas Rangga yang masih berstatus pelajar yang kelas 8 SMPN 1 Pamanukan

Sementara itu Kakak Korban, Hendra Gunawan mendengar kabar adiknya di bacok Gank motor, langsung membawanya ke RS PMC Pamanukan

“Pasca kejadian adik saya langsung dibawa ke Pamanukan Medical Center (PMC) tapi ditolak karena tidak sanggup, lalu dibawa ke Rs. Siloam purwakarta, semua biaya pun saya dapat pinjem dari orang karena tidak ada uang juga tidak punya BPJS,” Ujarnya

AHYA NURDIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here