Senin, April 19, 2021

Bupati Subang, Serahkan 8 ribu Sertifikat di 8 Desa

SERING DIBACA

Serikat Nelayan NU Kerjasama Loka PSPL Serang Kembangkan Potensi Mangrove dan Garam di Jawa Barat

  DEPOK - Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Jawa Barat Bekerjasama dengan Loka PSPL Serang Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam...

Polsek Subang Himbau Warga Tidak Berkerumun Pada Pendataan Banpres Di Bank BNI Subang.

Subang - Pendataan  Banpres di Bank BNI Subang Timbulkan kerumanan yang tidak terhindarkan Hal ini tentu menjadi sorotan publik dimana...

Ramadhan Berkah! IJTI Korda Purwasuka Gandeng Karang Taruna Bagi-bagi Takjil Kepada Pengguna Jalan

  Purwakarta, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Purwasuka menggandeng Karang Taruna Unit Dusun 2 Desa Cibeber Kecamatan Kiarapedes Kabupaten...

SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat di dampingi Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Subang Joko Susanto Bersama jajaran,  Asda 1 setda Kabupaten Subang, Kabag Pemerintahan, dan Kabag SDA Setda Kabupaten Subang, ikuti kegiatan penyerahan sertifikat dengan Peesiden RI dan juga Menteri Agraria dan Tata Ruang, secara Virtual di Aula Pemkab Subang, Selasa,(5/1/2021).

Dalam kegiatan penyerahan Sertifikat ini tentinya Bupati Subang menyerahkan sebanyak 8000 Sertifikat di 8 Desa di Kabupaten Subang.

Adapun dari 8 Desa di Kabupaten Subang tersebut diantaranya, Desa Sukamandi sebanyak 1000 Bidang, Desa Cicadas 1500 Bidang, Desa Dayeuhkolot 500 Bidang, Desa Pasanggrahan 2000 Bidang, Sindangsari 1000 bidang, Desa Leles 500 bidang, Desa Sagalaherang Kaler 1000 bidang, dan Desa Cisaga 500 Bidang.

“Kami berikan kepada Masyarakat Subang dari 8 Desa, dan sebanyak 8000 bidang tanah yang di buatkan sertifikat tersebut,” ujar Bupati Subang, H. Ruhimat.

Dalam kegiatan pendistribusian Sertifikat ini pun, di gelar dengan cara virtual dengan Presiden RI juga dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang RI.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kegiatan tersebut  menyerahkan 584.407 sertifikat tanah kepada rakyat di 26 Provinsi dan 273 kabupaten/kota, melalui konferensi video dari Istana Negara, Jakarta.

Dalam sambutannya Jokowi menyatakan, penyerahan sertifikat tanah merupakan komitmen pemerintah untuk terus mempercepat penyertifikatan tanah di seluruh Tanah Air.

“Sejatinya target penyertifikatan tanah tahun 2020 sebanyak 11 juta, namun karena adanya pandemi, hanya dapat terealisasi sebanyak 6,8 juta. angka 6,8 juta tersebut sudah sangat besar dibandingkan dengan masa lampau, di mana dalam setahun hanya mampu memberikan sertifikat tanah sebanyak 500 ribu,” jelas Jokowi dalam Vidio Virtual nya.

Selanjutnya, Jokowi, mengatakan bahwa target yang diberikannya memang selalu tinggi agar semua rakyat dapat segera memegang sertifikat tanah.

“Sertifikat tanah merupakan kepastian hukum, dan hak atas tanah yang dimiliki, sehingga saya mengingatkan kepada seluruh jajaran, agar tidak lagi bekerja seperti masa lalu,” tegas Jokowi.

Dipenghujung Sambutannya, Jokowi berharap sertifikat tanah menjadi bukti hak atas kepemilikan tanah, dapat menyelesaikan konflik atau sengketa tanah yang masih terjadi.

“Kepada para penerima sertifikat tanah dapat menyimpan dengan baik sertifikat tanah tersebut dengan baik, dan dengan mempunyai bukti hak atas kepemilikan tanah dapat menyelesaikan konflik atau sengketa tanah yang masih terjadi saat ini,” pungkas Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU