Cari Solusi Banjir PAMANUKAN! Besok, WAGUB JABAR Akan Duduk Barsama Tokoh Masyarakat Pantura

0
191
Foto: Tokoh Masyarakat Pantura Subang berkumpul di Aula Desa Rancasari, persiapan Sarasehan bersama WAGUB JABAR UU RUZHANUL ULUUM.Sabtu(2/10/2021)

 

SUBANG – Musim penghujan mulai melanda wilayah Pantura Subang. Guna antisipasi banjir besar seperti pada Pebruari 2021 lalu yang melanda wilayah Pamanukan khususnya dan Pantura umumnya. Forum Masyarakat Subang Utara atau FORMASU akan menggelar Sarasehan guna mencari solusi penanganan dan antisipasi banjir di wilayah Pamanukan dan Pantura Subang.

Sarasehan mencari solusi penanganan banjir Pantura akan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jabar UU Ruzhanul Uluum.Pada Sabtu (2/10/2021) Pukul 13.00 WIB yang bertempat di Aula Desa Rancasari Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang.

Tidak hanya Gubernur yang sudah Fix bakal menghadiri acara tersebut. FORMASU juga mengundang juga Bupati Subang, BPBD dan Muspika Pamanukan.

Ketua FORMASU, Asep Maulana mengatakan kegiatan Sarasehan yang akan dihadiri Wakil Gubernur Jabar tersebut nantinya akan duduk bersama dengan tokoh masyarakat Pamanukan dan Pantura untuk bersama-sama mencari solusi penanganan banjir Pamanukan

” Penanganan masalah banjir Pamanukan dan Pantura, seluruh elemen masyarakat, pemerintah harus duduk bersama mencari solusi agar banjir tak terus terulang setiap tahun” ujar Asep Maulana, Selaku Ketua FORMASU

Dikatakan Asep, dalam acara Sarasehan besok siang(Sabtu,22/10/2021) FORMASU juga akan mempertanyakan terkait lamban dan Abainya Pihak BBWS CITARUM yang hingga hari ini belum melakukan normalisasi dan penguatan tanggul

“Normalisasi, penguatan tanggul Sungai Cipunagara, Cigadung, Ciasem belum juga dilakukan. Padahal 3 sungai tersebut sudah dangkal sehingga bila curah hujan tinggi air dan debit air meningkat bisa menyebabkan tanggul jebol.Karena kondisi tanggul sungai juga banyak yang kritis rawan jebol” kata Asep

Selain itu, hingga saat ini juga BBWS CITARUM belum juga memperbaiki tanggul yang jebol pasca banjir Pebruari lalu

” Tanggul sungai yang jebol akibat banjir Pebruari lalu belum diperbaiki secara permanen. Perbaikan hanya semi permanen, itupun dilakukan oleh warga secara gotong royong” ucapnya

“Berdasarkan pantauan tim FORMASU, banyak tanggul-tanggul kritis rawan jebol di bantaran Sungai Cipunagara Cigadung dan Ciasem” imbuhnya

Asep berharap dalam Sarasehan mencari solusi langkah-langkah Penanganan banjir Pamanukan dan Pantura. Bisa ditemukan solusi atau formula jitu untuk mengatasi banjir tahunan di Pantura.

” Semoga ada solusi dan formula jitu dari hasil Sarasehan. Dan diharapan solusi dari hasil Sarasehan bisa secepatnya direalisasikan dan diimplementasikan oleh pihak terkait. Agar warga Pantura tak terus menderita rumahnya terendam dan tidur dibawah Flyover setiap musim hujan datang” pungkasnya

AHYA NURDIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here