Minggu, Agustus 1, 2021

Cuci Motor Disaluran Irigasi, Santri Ponpes Al-Munawaroh Purwadadi Tewas Terseret Arus

SERING DIBACA

Lanud Suryadarma Siapkan Ruang Isolasi Warga Terdampak COVID-19

SUBANG - Lonjakan kasus penyakit akibat Covid-19 yang terus melanda menyebabkan ketersediaan ruang isolasi di rumah sakit daerah maupun...

Keren! Kodim 0605/Subang Vaksin 1.200 Siswa SMKN 1 Pusakanagara

SUBANG - Kodim 0605 Subang laksanakan serbuan vaksinasi Covid-19, kali ini serbuan vaksinasi massal Kodim 0605 Subang menyasar anak...

Resmikan Mushola & Patung Lodaya, Kapolres Subang Apresiasi Pembangunan Yang Dilakukan Kapolsek Legonkulon Iptu Asep Musa Dinata

SUBANG - Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan mengapresiasi kepemimpinan Kapolsek Legonkulon Iptu Asep Musa Dinata. Atas prestasi pembangunan dilingkungan...

Subang–Seorang santri Pesantren Al Munawaroh, Aep Saepul Milah, 19 tahun, warga Kampung Parapatan RT. 12/05 Desa Parapatan Kecamatan Purwadadi ditemukan meninggal tenggelam di Saluran Irigasi Cibandung Kampung Leuwiliang RT. 15/08 Desa Mekarwangi Kecamatan Pagaden Barat, Senin (23/11/2020).

Informasi yang dihimpun, sebelumnya korban bersama saksi Agung Hidayat dan saksi Kiki Jakaria tengah mencuci sepeda milik korban di saluran irigasi tersebut. Kemudian korban tercebur dan terbawa arus air di saluran irigasi yang deras sehingga korban tidak tertolong.

Kanit Reskrim 2 Polsek Pagaden, Aiptu Edi Karyadi didampingi Brigadir Didin, AIPDA Taufik dan AIPDA Tedi mengatakan, pada hari Senin 23 November 2020 telah diketahui sekira pukul 10.15 Wib telah terjadi 1 (satu) orang korban meninggal dunia akibat tenggelam di saluran Irigasi Cibandung Kampung Leuwi Liang RT. 15/08 Desa Mekarwangi Kecamatan Pagaden Barat.

“Korban sebelumnya bersama saksi Agung Hidayat dan saksi Kiki Jakaria tengah mencuci sepeda milik korban di saluran irigasi tersebut. Kemudian korban tercebur dan terbawa arus air di saluran irigasi yang deras sehingga korban tidak tertolong,” ungkapnya kepada Jabarpress.com.

Lanjutnya, dalam proses penyelamatan dan pencarian kemudian korban dapat ditemukan sekira pukul 11.45 Wib di saluran irigasi tersebut dalam kondisi sudah tidak bernyawa/meninggal dunia.

“Kemudian keluarga korban menganggap kejadian tersebut sebagai sebuah musibah dan memohon untuk tidak lakukan outopsi terhadap jenazah korban,” ujarnya.

Korban yang meninggal yaitu Aep Saepul Milah, 19 Tahun, Santri Pesantren Al Munawaroh Kampung Parapatan RT. 12/05 Desa Parapatan Kecamatan Purwadadi.

“Tindakan yang kita lakukan mendatangi dan mengamankan TKP, mengamankan mayat korban, melakukan interview terhadap saksi-saksi, koordinasi dengan pihak UPTD Pagaden Barat Bidan Euis Setianah, AMD.Keb dan
Bidan Euih Sutiarsih, AMD.Keb serta membuat surat pernyataan dan BA penolakan outopsi dan menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga,” pungkasnya.

 

Sumber: Jabarpress.com (Indowarta Group)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU