Beranda Daerah Kompak! Pengurus DPC PDIP Subang Hadiri Hajat Bumi Desa Cigugur Pusakajaya

Kompak! Pengurus DPC PDIP Subang Hadiri Hajat Bumi Desa Cigugur Pusakajaya

431
0

PUSAKAJAYA– Sambut musim tanam, petani dan warga di Desa Cigugur menggelar acara ruwat bumi di area makam buyut sirwan kemarin (11/12). Hajat bumi digelar dengan pagelaran wayang kulit, sisingaan serta kegiatan ritual adat hajat bumi.

Bahkan, dalam kegiatan ini hadir Ketua DPRD Subang H. Narca Sukanda, Anggota DPRD Dapil V Fraksi PDIP H. Aming Kasmin dan Juenah serta Ketua DPC PDIP Maman Yudia, Sekjen DPC PDIP Niko Rinaldo dan beberapa pengurus lainnya.

Ketua DPRD Subang H. Narca Sukanda merasa bangga dan mengapresiasi, masih terpeliharanya tradisi serta adat masyarakat yang masih dilestarikan hingga kini. Bahkan ia mendorong, agar kegiatan ini bia terus dilaksanakan dan turun temurun hingga masa mendatang.

“Saya tadi menyimak betul, bagaimana satu persatu makna adat hajat bumi ini dijelaskan. Ini bagus, bagaimana tradisi adat mengedepankan makna bersyukur,” kata H. Narca.

Ketua Fraksi PDIP Kab. Subang H. Aming Kasmin yang juga berasal dari Desa Cigugur mengatakan, tradisi hajat bumi harus selalu dilaksanakan setiap tahun. Bahkan, di Desa Cigugur sendiri terdapat dua agenda adat yang selalu digelar yakni hajat bumi serta mapag sri.

“Pasti itu selalu dilaksanakan, itu tanda kita bersyukur, adat dan budaya juga harus terus lestari,” imbuhnya.

Camat Pusakajaya Drs Vino Subriadi menyebut, meski baru 3 bulan bertugas di Pusakajaya, ia menemukan banyak hal positif dan baru di Pusakajaya. Salah satunya adalah soal tradisi adat hajat bumi yang masih terus terjaga dan dilaksanakan secara gotong royong.

“Ini kegiatan untuk masyarakat, masyarakat juga bergotong royong, bagaimana patungan, lalu bawa tumpeng, ini sangat luar biasa. Tentu masih dalam makna bersyukur atas hasil bumi,” jelasnya.

Ia juga berharap, pada musim tanam ini pertanian akan berjalan dengan lancar serta kembali memberikan hasil yang produktif bagi petani.

“Meskipun kita tahu dan saya juga dapat kabar, kita kekurangan air, apalagi kalau tidak turun hujan, tapi mudah-mudahan kita senantiasa berdoa, agar air itu ada, bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk nyawah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cigugur H. Carnaka dihadapan anggota legislatif yang hadir meminta bantuan untuk penanganan masalah air. Ia menyebut, masyarakat mengharapkan adanya solusi entah itu bendungan karet atau pintu karet yang bisa digunakan untuk membendung air.

“Dalam kesempatan hajat bumi ini, masyarakat ingin bersyukur dan siap menyambut musim tanam. Tapi kami juga berharap ada solusi soal masalah kekurangan air, khususnya dimusim kemarau” imbuhnya. 

Ahya Nurdin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini