Beranda Daerah Pantau Inovasi Desa, TPID Jalancagak Lakukan Capturing Kedua Desa

Pantau Inovasi Desa, TPID Jalancagak Lakukan Capturing Kedua Desa

195
0

SUBANG– Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Jalancagak, Subang melaksanakan Capturing di dua desa yakni di desa Tambakmekar dan desa Kumpay, Senin (23/9/2019).

Ketua TPID Kecamatan Jalancagak, Agus Yuliana mengatakan, Capturing merupakan salah satu langkah proses penangkapan pengetahuan inovasi untuk menghasilkan dokumen pembelajaran.

Tahapan dari kegiatan Capturing ini sebelumnya tim TPID telah melakukan indentifikasi untuk mengetahui informasi inovasi yang layak untuk diangkat, baik itu tentang potensi desa. ” Termasuk permasalahan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah desa,” kata Agus Yuliana didampingi Pendamping Desa Sugianto ditemui disela sela kegiatan Capturing di desa Kumpay, Senin (23/9/2019)

Proses capturing ini selain melibatkan tim TPID Kecamatan kami bersama Pendamping Desa (PD) dan Pemerintah desa (Pemdes) melakukan pengambilan video di lokasi desa yang telah ditentukan layaknya pembuatan film.

Adapaun inovasi yang di Capturing dalam Program Inovasi Desa (PID) di desa Kumpay ini mengangkat inovasi pelayanan kesehatan masyarakat yang yang danai dana desa (DD) tahun 2019, pembelian mobil ambulance.

“Hal ini disebabkan belum adanya kendaraan khusus untuk membawa pasien dari desa ke puskesmas atau dari puskesmas ke rumah sakit,”tambah Agus

Lanjut Agus, kehadiran TPID ke desa desa dalam melaksanakan kegitannya mendapat sambutan positif dari pemerintah desa khususnya kepala desa.

“Alhamdulillah, respon pemerintah desa sangat fositif, bahkan mereka sangat terbantu dengan adanya program inovasi desa ini, karena mereka menyadari dengan adanya PID ini dana desa dapat termanfaatkan secara maksimal dan berkualitas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kumpay Asep Pulloh mengungkapkan sangat antusias dengan adanya program inovasi desa karena menurutnya, dengan adanya program tersebut, potensi unggulan yang ada di wilayahnya dapat terangkat dan dapat dimaksimalkan dengan baik sehingga akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Kehadiran teman-teman TPID dengan program inovasi desa tentu kami sangat sambut baik, karena dengan adanya program ini maka kami dapat memaksimalkan potensi sumber daya yang kami miliki sehingga layak untuk diangkat, termasuk permasalahan yang dihadapi masyarakat dan pemerintah desa,” ungkapnya.

Terkait dana desa yang dimanfaatkan untuk pembelian ambulance berasal dari dana tahun anggaran 2019. Sebelum memutuskan pembelian, sebelumnya telah dilakukan musyawarah desa.

“Pengadaan mobil ambulance ini tidak serta beli begitu saja, banyaknya usulan dari warga yang menginginkan adanya ambulance, kita laksanakan musyawarah desa sampai melihat kejelasan dalam aturan,” jelas Asep.

Ditambahkan Rini, Kader Pos Yandu Desa Kumpay menuturkan bahwa pelayanan terhadap kesehatan masyarakat berupa pengadaan ambulance oleh Pemerintah Kumpay yang dianggarkan dari Dana Desa (DD) manfaatnya begitu besar dirasakan oleh warga masyarakat.

Pengadaan mobil ambulan ini bertujuan memberikan pelayanan kesehatan prima kepada warga masyarakat Desa Kumpay yang sedang sakit, melahirkan dan mengalami kecelakaan serta gangguan kesehatan lainnya.

“Dalam kondisi darurat yang terjadi di lingkungan masyarakat seperti sakit, kecelakaan, melahirkan dan sebagainya yang memerlukan angkutan rujukan, warga masyarakat tidak lagi kesulitan untuk itu,”.ucapnya.

Fasilitas ambulans desa ini disediakan memang dalam rangka mempercepat pelayanan kesehatan terhadap warga masyarakat desa Kumpay.

“Tentunya, pelayanan ini selama 24 jam non stop untuk transportasi warga yang sakit untuk berobat ke Puskesmas maupun Rumah Sakit Umum,” ucap Rini. 

Ahya Nurdin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini