Kamis, November 26, 2020

Wooow Keren! Sisingaan Subang Goes To UNESCO

SERING DIBACA

Gunakan Teknologi ASCP, Pertamina EP Asset 3 Field Subang Mampu Tingkatkan Produksi di Masa Pandemi Covid-19

 Subang–Untuk pemenuhan kebutuhan minyak dan gas bumi merupakan hal yang vital guna mendukung ketahanan energi. Karakter high risk, high...

Ketua PAC PP Subang: Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Subang Tak Serius Tegakan Protokol Kesehatan

SUBANG-Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Subang, T.Sukanto mengingatkan Pemerintah Kabupaten Subang agar lebih tegas menjalankan aturan protokol kesehatan (prokes)...

Danlanud Suryadarma Letakan Batu Pertma Pembangunan Pura

  SUBANG - Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Djohn Amarul, S. AB., didampingi tokoh umat Hindu Jro Mangku Ida Bagus...


Sisingaan Subang Akan Masuk UNESCO jadi warisan Seni Budaya Dunia/ foto: Ahya Nurdin

SUBANG – Bupati Subang H Ruhimat alias Kang Jimat mengikuti acara Sisingaan Goes to UNESCO di Halaman Wisma Karya, Subang, Kamis, (05/11/2020).


Seni sisingaan merupakan kesenian khas Subang yabg telah lama dipelihara dan sering digunakan dalam acara-acara besar seperti hajatan dan khitanan di Kabupaten Subang.

Selain menjadi pertunjukan hiburan bagi masyarakat, sisingaan juga memiliki makna sejarah yang kuat dan mengandung nilai-nilai luhur yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut mendorong pentingnya sisingaan untuk diperkenalkan dengan baik kepada para generasi muda dan juga di kancah internasional.

Leni Resnawati seorang guru bahasa Inggris di SMP Negeri Ciasem yang juga menjadi salah satu guru berprestasi berjuang membawa sisingaan agar menjadi kesenian yang diakui oleh UNESCO.

Dalam prosesnya, Leni turut didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan berkolaborasi dengan Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU).

“Kita meminta dukungan dari pemerintah Kabupaten Subang dan dinas-dinas terkait agar upaya ini dapat berjalan sesuai harapan,” ujranya.

Kang Jimat dalam sambutannya mendukung dan mengapresiasi upaya membawa sisingaan ke kancah Internasional melalui UNESCO ini.

“Saya merasa bangga kepada Ibu Leni dan tim yang terus berusaha mewujudkan itu semua. Pemerintah Kabupaten Subang siap mendukung semaksimal mungkin agar hal tersebut dapat tercapai,” ucapnya.

Kang Jimat sedikit bercerita bahwa dahulu di masa kecilnya sisingaan telah menjadi ciri khas kebudayaan masyarakat Subang. Kini pihaknya yakin kesenian sisingaan dapat dikenal oleh masyarakat internasional.

Dengan segala nilai-nilai sejarah dan budaya yang terkandung dalam kesenian sisingaan, Kang Jimat berharap sisingaan bisa dikaji agar segera dibuatkan Pergub dan dapat menjadi ekstrakurikuler maupun kurikulum muatan lokal.

“Saya menginginkan seluruh masyarakat Subang yang memiliki prestasi dan berdampak pada kemajuan Subang untuk terus didukung dan diberikan penghargaan setinggi-tingginya,” kata bupati.

Pada kesempatan itu juga Kang Jimat dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Tatang Komara diberikan kesempatan untuk menaiki sisingaan sebagai simbolik bahwa pemerintah Kabupaten Subang siap mendukung pengembangan seni budaya yang ada, salah satunya sisingaan.

Advertorial


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Gunakan Teknologi ASCP, Pertamina EP Asset 3 Field Subang Mampu Tingkatkan Produksi di Masa Pandemi Covid-19

 Subang–Untuk pemenuhan kebutuhan minyak dan gas bumi merupakan hal yang vital guna mendukung ketahanan energi. Karakter high risk, high...

Ketua PAC PP Subang: Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Subang Tak Serius Tegakan Protokol Kesehatan

SUBANG-Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Subang, T.Sukanto mengingatkan Pemerintah Kabupaten Subang agar lebih tegas menjalankan aturan protokol kesehatan (prokes) pasca peningkatan angka terkonfirmasi positif...

Danlanud Suryadarma Letakan Batu Pertma Pembangunan Pura

  SUBANG - Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Djohn Amarul, S. AB., didampingi tokoh umat Hindu Jro Mangku Ida Bagus Made Wirawan dan para tokoh...

Tragis! Siswa SDN RAJAPOLAH 1 Ciasem Tewas Tertimpa Pagar Tembok Sekolah

SUBANG-Nasib naas menimpa seorang bocah bernama Parhan Pebrian (9), warga Dusun Margatani, Desa Ciasem Baru, Kecamatan Ciasem, Subang, ditemukanntewas mengenaskan akibat tertimpa Tembok Pagar...

Miris! Akibat Sek Bebas, Kasus Pernikahan Dini Anak Dibawah Umur Meningkat di Subang

SUBANG - Kasus Pernikahan dini anak dibawah umur di kabupaten Subang selama masa Pandemi Covid-19 tergolong tinggi. Bahkan, setiap tahun tercatat ada ratusan anak...

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU