Derita Autoimun & TBC Kelanjar! Selama 4 Tahun, Gadis Asal Desa Jati Kec. Cipunagara Hanya Tergolek Lemas di Kasur “Kadinkes Siap Upayakan Pengobatan Terbaik”

0
74
Foto: Kadinkes Subang dr Maxi Kunjungi Yanti Ismawati Gadis Asal Desa Jati Kec Cupunagara yang menderita Autoimun dan TBC Kelenjar./ FOTO : AHYA NURDIN

 

SUBANG – Miris benar melihat nasib Yanti Ismawati, Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja (STIESA) yang bercita-cita menjadi seorang Pramugari tersebut selama 4 tahun terakhir hanya bisa berbaring di kasur.

Yanti di vonis menderita TBC Kelenjar dan Autoimun, membuat sekujur tubuhnya kurus kering seperti terbakar dan tak bisa digerakkan bahkan dipegang pun anggota tubuhnya terasa sangat sakit.

Yanti Ismawati warga Kampung Salagedang, Desa Jati, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang yang baru berusia 25 tahun tersebut saat ini hanya dirawat oleh neneknya berusia 70 tahun, sementara ibunya sudah tiada.

Menurut Yanti, penyakit yang dideritanya terjadi saat ia sibuk-sibuknya mengurus skripsi, pada empat tahun lalu. Waktu itu, Yanti tiba-tiba saja merasakan linu pada tulang, dan badan panas dingin.

Kondisi ini, tambah Yanti, kian hari makin memburuk. Malah, ia sempat memakai kursi roda. Berbagai upaya telah dilakukan dengan berobat ke RS Advent dan dirujuk ke RSHS Bandung.

Melihat kondisi Yanti yang sangat memperihatinkan, Kadinkes Subang dr.Maxi bersama istri mengunjungi Yanti. Selasa(23/11/2021) sore sekitar pukul 17.00 Wib

Kepada dr. Maxi, Yanti bercerita tentang penyakit yang dideritanya. Menurut Yanti, saat berobat di RSUD Subang didiagnosa tipes, namun begitu diperiksa di RS Advent Bandung, saya didiagnosa TBC kelenjar,” ucap Yanti kepada Kadinkes Subang, Selasa (23/11/2021).

Diagnosa ini, kata Yanti, membuatnya harus bolak balik ke Bandung untuk berobat. Namun tak ada hasil yang memuaskan

” Kondisi kesehatan saya malah makin parah sampai sekarang tak bisa apa-apa, kulit semakin kering dan berwarna hitam seperti terbakar, sulit digerakkan atau anggota tubuh kaku, bahkan disentuh oleh orang lain seperti salaman saja terasa sangat sakit sekali” ucap Yanti

Meski demikian, anak piatu, tersebut masih bisa makan dan minum, serta komunikasi lancar.

“Makan hanya disuapin oleh nenek,” ungkap Yanti.

Yanti berharap bisa sembuh kembali karena masih ada cita-cita yang ingin dicapainya.

“Mohon bantuannya, serta doanya agar saya bisa sembuh” ucapnya.

Sementara itu Kadinkes Subang dr. Maxi mengatakan bahwa melihat kondisi yang diderita oleh Yanti mulai dari kondisi fisik badan yang kurus kering dan banyak bercak hitam seperti kulit terbakar serta terasa sakit dikala disentuh, kemungkinan besar penyakit yang diderita Yanti ada dua, TBC kelenjar, dan autoimun.

“Yang berat ini autoimunnya. Karena autoimun merupakan penyakit yang terjadi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel yang sehat dalam tubuh. Sedangkan sistem kekebalan tubuh, seharusnya berfungsi melindungi tubuh untuk melawan penyakit dan sel jahat, seperti bakteri maupun virus” ujarnya

Akibat penyakit Autoimun tersebut, membuat Yanti Alergi obat, sehingga penyakitnya makin parah.

” Kalau TBC Kelenjar itu mudah disembuhkan, tapi Autoimun ini yang sangat susah karena sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel dalam tubuh” ucapnya

Untuk itu, kata Kadinkes, Puskesmas Cipunagara bersama Pemerintah Desa  Jati akan berupaya untuk membantu Yanti agar bisa sembuh

“Kita akan upayakan penyembuhan penyakit yang diderita Yanti dan kami juga akan bantu terkait layanan kesehatan dan BPJS. Kami akan buatkan kartu BPJS yang iurannya dibantu pemerintah daerah. Jadi, tidak perlu membayar tiap bulannya,” ucap Kadinkes.

Kadinkes berpesan kepada Yanti untuk semangat, dan tidak boleh meratapi kesedihan. Karena masih ada peluang untuk sembuh dari penyakitnya.

“Yanti harus semangat dan optimis serta kita doakan sama-sama semoga Allah SWT segera mengangkat penyakit yang menggerogoti tubuh Yanti” pungkasnya

Dalam kunjungannya menjenguk Yanti, dr.Maxi bersama Istri juga menyalurkan bantuan sembako dan sejumlah uang untuk membantu biaya hidup sehari-hari Yanti selama sakit.

 

AHYA NURDIN | PATIMBANNEWS.COM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here