Minggu, Juli 25, 2021

Dibangun Dengan Dana Rp.6 Milyar, Gedung Kebudayaan Subang Mirip Kandang Merpati

SERING DIBACA

Pemkab Subang Dan PT.Bima Eka Jaya Gelar MoU Pembangunan Mall Pelayanan Publik

SUBANG - Dalam upaya mendukung dan memaksimalkan Pelayanan Publik. Pemkab Subang bekerjasama dengan pihak swasta akan segera membangun Mall...

Kodim 0605/Subang Lakukan Vaksinasi Covid Kepada Karyawan PT.Pertamina EP Subang Field

Subang – Sebagai langkah upaya nyata dalam penanggulangan Covid-19, PT Pertamina EP Zona 7 yang tergabung dalam Regional Jawa...

Wujud Perhatian Pimpinan, Kapolsek Legonkulon Rayakan Ultah Anggotanya

SUBANG - Kerukunan antar personil di Polsek Legonkulon tidak hanya saat bertugas rutin saja, namun juga dalam hal yang...

SUBANG – Sejumlah anggota Komisi V DPRD Jawa Barat meninjau gedung kebudayaan yang dibangun kawasan Ranggawulung Kabupaten Subang, Selasa (26/01/2021). Mereka kaget saat melihat hasil pembangunan gedung yang telah menelan Rp6 miliar tersebut.

Salah satunya, Ali Rasyid dari Fraksi Gerindra. Dia menyayangkan dana APBD Provinsi yang dihamburkan dan sekarang gedung tersebut malah tidak terpakai. Sebelum ke Subang, rombongan juga telah meninjau gedung serupa di Kabupaten Sumedang yang belum diresmikan namun sudah roboh.

“Kami juga baru beberapa hari tahu ini. Pembangunan Gedung Kesenian di Subang dengan luas 4 hektar ini, menyedot APBD Provinsi sebanyak 33 M, namum dana yang cair baru Rp6 miliar dan sudah dibuat beberapa bangunan di tempat tersebut. Tetapi bangunan ini belum digunakan sampai sekarang, sehingga sangat disayangkan,” kata Ali, kepada wartawan.seperti dikutif dari laman Porosjabar.com

Ditempat itu Ali Rasyid mengatakan, akan menindaklanjuti dan akan mempertanyakan dari segi design bangunan, jalan dan fasilitas kainya, kemudian untuk apa bangunan ini.

“Sangat sayang sekali, bangunan ini tidak dimanfaatkan dengan baik. Kami akan menindaklanjuti terkait bangunan ini, kemudian akan mempertanyakan design dan kegunaan dari bangunan ini. Karena saya sampai sekarang belum tau fungsi dari bangunan ini,” ujar Ali Rasyid.

Komisi V DPRD ini juga akan segera mengecek langsung ke Dinas terkait, untuk konfirmasi kejelasan gedung kesenian tersebut, karena harus mengkaji dulu terkait bangunan ini, agar bisa langsung menindaklanjuti.

“Kami akan mengundang Dinas terkait seperti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas PUPR dan pelaku kesenian di Kabupaten Subang. Untuk mengkajinya bersama kami,” lanjutnya.

Selanjutnya, kata Ali Rasyid, bila perlu pohaknya akan menggalang hak interpelasi kepada dinas terkait agar terang benderang. Mereka juga mendengarkan usulan dari mahasiswa yang hadir yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Subang Se-Indonesia (Formassi).

Selain Ali Rasyid dari Gerindra, hadir pula Iwan Suryawan dari PKS, Ambu Nina Nasdem, Neng Madinah PPP, Rudy Harsa Tanaya PDIP, Desy PAN, dan Abdul Muis PKS. Para wakil rakyat itu juga ditemani Kabid Kebudayaan Disdikbud Subang dan Dinas PUPR Subang.

Abah Renggo dan Abah Nana mewakili para seniman dan budayawan yang turut mendampingi kunjungan Komisi V DPRD Jabar mendesak kepada semua stakeholder terkait untuk bertanggung jawab mengenai pembangunan Gedung Kebudayaan di Subang dan Sumedang khususnya.

“Proyek ini menggunakan lahan Negara yang gratis. Jadi sangat janggal jika dengan anggaran Rp 6 miliar hanya menghasilkan kandang merpati. Ini harus tuntas baik di DPRD, Pemprov Jabar dan penegak hukum juga harus lihat ini, ” ujar Abah Renggo.

Wartawan : Ovan Mulia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU