Kamis, Juli 29, 2021

Dikeluhkan Masyarakat! Bupati Subang Minta PT Taekwang Patuhi Instruksi Mendagri Terkait PPKM Darurat

SERING DIBACA

Hari Bakti TNI AU Ke 74, Lanud Suryadarma Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak COVID-19

SUBANG - Pia Ardhya Garini (AG) Cabang 5/Daerah I Lanud Suryadarma melaksanakan bakti sosial Peduli Covid 19 dengan melaksanakan...

Peduli COVID19! Pia AG Lanud Suryadarma, Bagikan Masker Gratis di Wilayah Kalijati Subang

SUBANG - Pia Ardhya Garini (AG) Cabang 5/Daerah I Lanud Suryadarma kembali melakukan aksi sosialnya dengan bagi-bagi masker kepada...

Danlanud Suryadarma Ikuti Upacara Hari Bakti TNI AU Secara Virtual

SUBANG - Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Djohn Amarul, S.AB., didampingi Komandan Wing 8 Kolonel Pnb Antonius Adi Nur...

Subang – Banyaknya keluhan masyarakat terkait PT Taekwang Industrial yang masih terus beroperasi selama pelaksanaan PPKM Darurat di Subang. Pihak manajemen PT.Taekwang menjelaskan kepada Satgas Covid-19 Subang yang melakukan sidak Jumat siang(9/7/2021)

“Adapun terkait operasional ditengah masa pandemi, PT. Taekwang telah mengantongi izin mobilitas dan operasional dari Kementrian Perindustrian, dengan menerapkan protokol kesehatan” ujar Yanuar Muchriady.

Terkait kerumunan saat bubar dan masuk kerja, pihak PT Taekwang telah membatasi jam kerja dan jam masuk kerja

” jam pulang kerja lebih cepat yakni jam 14.00 Wib, dan pintu keluar dan masuk kerja juga dibagi 2 yakni barat dan timur agar tidak terjadi Krumunan” ungkap yanuar

Dalam kesempatan tersebut Direktur GA-IR PT. Taekwang, Yanuar melaporkan bahwa hingga hari ini perusahaannya telah melaksanakan vaksinasi sebanyak 53%

” Hingga saat ini total yang sudah divaksinansi sebanyak 17.000 orang karyawan dan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat kepada semua karyawan maupun staf perusahaan”ucapnya

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr. Maxi mengatakan bahwa terkait adanya perubahan instruksi Mendagri, industri esensial yang berorientasi boleh bergerak saat ini dibatasi 50% + 10%. Jadi, 50% karyawan produksi dan 10% yang di office.

“Mudah mudahan di PT. Taekwang bisa melakasanakan aturan tersebut secepatnya, supaya betul betul bisa menahan laju pertambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Subang,” ujar dr. Maxi

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Subang, H.Ruhimateminta pihak managemen  PT. Taekwang mematuhi aturan yang berlaku terkait diterapkannya PPKM darurat yaitu jumlah karyawan yang masuk kerja sebanyak 50% jika masuk kategori non esensial karena harus sesuai dengan aturan pusat.

” Saya minta PT.Taekwang segera mematuhi instruksi Mendagri tentang pembatasan jumlah karyawan, karena selama ini PT.Taekwang juga banyak dikeluhkan oleh masyarakat khusunya di media sosial” ucap Ruhimat

AHYA NURDIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU