Minggu, Agustus 1, 2021

KKP Berikan Bantuan Stimulus Untuk Pelaku Usaha Perikanan di Blanakan Senilai Rp. 1,8 Milyar

SERING DIBACA

Lanud Suryadarma Siapkan Ruang Isolasi Warga Terdampak COVID-19

SUBANG - Lonjakan kasus penyakit akibat Covid-19 yang terus melanda menyebabkan ketersediaan ruang isolasi di rumah sakit daerah maupun...

Keren! Kodim 0605/Subang Vaksin 1.200 Siswa SMKN 1 Pusakanagara

SUBANG - Kodim 0605 Subang laksanakan serbuan vaksinasi Covid-19, kali ini serbuan vaksinasi massal Kodim 0605 Subang menyasar anak...

Resmikan Mushola & Patung Lodaya, Kapolres Subang Apresiasi Pembangunan Yang Dilakukan Kapolsek Legonkulon Iptu Asep Musa Dinata

SUBANG - Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan mengapresiasi kepemimpinan Kapolsek Legonkulon Iptu Asep Musa Dinata. Atas prestasi pembangunan dilingkungan...

 

SUBANG – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong penguatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk bertahan dan bangkit di tengah pandemi. Bantuan stimulus berupa 11 kendaraan roda tiga yang dibagikan ke 4 KUD Tempat Pelelangan Ikan di Blanakan dan Patimban senilai Rp. 600 juta serta 1 paket Cold Storage Portabel kapasitas 50 ton ke kelompok pengolah ikan “Aroma Jaya” desa blanakan senilai Rp.1,8 Milyar

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Dirjen PDSPKP), Artati Widiarti mengungkapkan, para pelaku UMKM perlu mengantisipasi perubahan pola belanja masyarakat secara luas akibat Covid-19. Saat ini, penggunaan aplikasi belanja berbasis internet serta jasa pengiriman barang semakin populer di masyarakat. Tak hanya itu, pandemi juga menyebabkan perubahan pola konsumsi masyarakat, termasuk juga pola konsumsi ikan.

“Produk olahan ikan yang siap masak, siap makan, ikan kaleng, value added product seperti baso ikan, otak-otak menjadi semakin diminati oleh masyarakat,” kata Artati di Blanakan Subang, Minggu (29/11).

Dikatakannya, UMKM harus mulai melakukan inovasi sehingga produknya diterima oleh masyarakat. Inovasi tidak harus selalu menghasilkan produk baru namun dapat juga menggunakan produk lama dengan kelebihan yang baru seperti penambahan formula, kemasan, metode penyimpanan sehingga produk menjadi lebih awet dan mudah disajikan. Karenanya, diperlukan penerapan cara pengolahan ikan yang baik dan prosedur standar sanitasi pada produk perikanan untuk memperoleh Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP).

“Dengan demikian, produk perikanan yang dihasilkan harus memiliki kualitas tinggi, aman dan sehat dikonsumsi, tertelusur, memiliki nilai yang tinggi, dan memiliki daya saing,” tutur Artati.

Artati menyebut industri pengolahan ikan skala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkontribusi besar terhadap perekonomian rakyat, baik pemilik maupun masyarakat yang ikut dipekerjakan. Namun, di tengah situasi saat ini, UMKM mendapat tantangan besar karena banyak yang terpaksa berhenti beroperasi dan tidak berproduksi.

“Oleh karena itu, KKP berupaya membangkitkan kembali ekonomi UMKM sektor kelautan dan perikanan di masa pandemi Covid-19 dan new normal,” urainya saat menyerahkan bantuan di Aula KUD Mina Fajar Sidik, Blanakan Subang

Sementara itu Bupati Subang H.Ruhimat dalam sambutannya mengatakan, bahwa Subang Utara merupakan daerah strategis bagi industri pengolahan ikan khususnya skala usaha mikro dan kecil (UMK) yang ditunjukkan dengan banyaknya jumlah unit usaha pengolahan ikan.

“Dengan adanya bantuan perlengkapan pemasaran akan menambah kuantitas dan kualitas ikan yang dijual sehingga diharapkan akan meningkatkan perekonomian anggota. “ucapnya

Bupati Subang berharap, bantuan dari KKP ini bisa digunakan sebaik mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha perikanan

Bantuan dari KKP tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Dirjen PDSPKP), Artati Widiarti didampingi Bupati Subang H.Ruhimat dan Kadis Perikanan Subang Rahmat Effendi.

Usai menyerahkan bantuan, Dirjen PDSPKP, Bupati Subang dan Kadis Perikanan Subang, langsung meninjau lokasi Cold Storage Portable.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU