DPRD Subang Sambut Baik! Keputusan Pemkab Subang Kembali Tunda Pembelajaran Tatap Muka Akibat Kasus Covid-19 Kembali Meningkat Signifikan

0
1151
Bupati Subang H.Ruhimat Meninjau Kesiapan Sekolah Menjelang Tahun Ajaran Baru di SDN 1 Segalaherang

SUBANG – Pemkab Subang, Jawa Barat, kembali menunda pembelajaran tatap muka (PTM) seiring meningkatnya kasus Covid-19 di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Subang, termasuk ditemukannya klaster baru yakni klaster hajatan di Desa Kihiyang dan Kasomalang Wetan.

“Rencananya akhir Juni akan digelar uji coba Pembelajaran tatap muka, namun sejak libur hari raya Idul Fitri hingga saat ini, tingkat penularan kembali meningkat signifikan, sehingga rencana tersebut ditunda, termasuk digelarnya Pembelajaran Tatap Muka pada bulan Juli,” kata Bupati Subang H.Ruhimat, disela-sela memantau Kesiapan Puskesmas Merawat Pasien Covid-19 di Pamanukan, Selasa(22/6/2021).

Ruhimat menjelaskan, kemungkinan besar pelaksanaan PTM kembali diundur hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan, namun untuk persiapan sesuai dengan target, pihaknya terus menggenjot vaksinasi bagi seluruh guru di Subang, sebagai upaya antsipasi penularan.

” Masyarakat diminta bersabar, karena apa yang kita lakukan dengan menunda pembelajaran Tatap Muka demi keselamatan anak-anak kita, seiring kembali meningkatnya kasus Covid-19 di Subang”ucapnya

Bahkan, sambil menunggu kepastian, pihaknya mengimbau sekolah menyiapkan fasilitas penunjang, termasuk ruang penanganan dan isolasi di sekolah, sehingga saat ditemukan kasus dapat ditangani awal di lingkungan sekolah sambil menunggu gugus tugas.

“Sampai hari ini, tercatat 6.873 orang positif Covid-19 di Subang, 221 orang di antaranya meninggal dunia, dan 800 Orang lebih masih menjalani isolasi serta sisanya sudah sembuh. Dalam dua pekan terkahir ditemukan beberapa klaster baru seperti klaster hajatan dan lonjakan kematian yang hampir mendekati 100 orang” katanya.

Berbagai upaya, kata dia, dilakukan pemerintah daerah, termasuk kembali memperketat PPKM dan membatasi jam buka pasar Modern maupun tradisional guna membatasi kegiatan warga di wilayah yang masuk rawan terjadi penularan, mulai dari utara hingga selatan.

“Peran aktif gugus tugas hingga tingkat RT terus digenjot melakukan pendataan. Ketika mendapati kasus positif langsung dilakukan isolasi dan penelusuran, termasuk pendatang dari luar kota yang tidak mengantongi surat keterangan bebas Covid-19 dilarang melintas,” katanya.

Ruhimat meminta masyarakat jangan kendor dan tetap menegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 demi memutus mata rantai penyebaran Covid 19 ” gunakan masker selalu dimanapun dan kemanapun serta selalu menjaga jarak dan menghindari Kerumunan” pungkasnya

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Subang Elita Budiarti, menyambut baik penundaan pembelajaran tatap muka, karena situasi yang tidak memungkinkan ditengah kasus Covid-19 yang kembali meningkat signifikan

“Kita dukung apapun keputusan Pemkab Subang terkait kembali ditundanya kembali kegiatan pembelajaran tatap muka untuk tahun ajaran 20210/2022 karena situasi yang tak memungkinkan akibat kasus Covid-19 kembali meningkat” ujar Elita Budiarti

Menurut Elita, apa yang diputuskan Pemkab adalah upaya yang sangat baik demi keselamatan warga khususnya para peserta didik dan guru

” kita semua tentunya ingin segera Pembelajaran Tatap Muka digelar namun jika situasi seperti saat ini, rasanya sangat beresiko terhadap peserta didik dan juga pera guru, karena Covid bisa menyerang siapa saja, apalagi saat ini kasusnya terus meningkat signifikan jadi perlu kewaspadaan bersama” kata Elita

Elita Budiarti meminta masyarakat khususnya orang tua murid bisa memahami situasi seperti ini, dari pada berdampak buruk buat anak-anak kita dan dimohon bersabar dan ikut sama-sama memerangi Covid dengan menegakan disiplin Prokes biar Pandemi ini bisa segera berlalu.

“Yuk sama-sama kita tegakan Prokes, untuk mencegah penyebaran Covid, dengan cara 5M yakni Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi Aktivitas” ucapnya

AHYA NURDIN

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here