Kamis, November 26, 2020

Pertamana EP Asset 3 Field Subang Raih Penghargaan Indonesia CSR Award 2020

SERING DIBACA

Gunakan Teknologi ASCP, Pertamina EP Asset 3 Field Subang Mampu Tingkatkan Produksi di Masa Pandemi Covid-19

 Subang–Untuk pemenuhan kebutuhan minyak dan gas bumi merupakan hal yang vital guna mendukung ketahanan energi. Karakter high risk, high...

Ketua PAC PP Subang: Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Subang Tak Serius Tegakan Protokol Kesehatan

SUBANG-Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Subang, T.Sukanto mengingatkan Pemerintah Kabupaten Subang agar lebih tegas menjalankan aturan protokol kesehatan (prokes)...

Danlanud Suryadarma Letakan Batu Pertma Pembangunan Pura

  SUBANG - Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Djohn Amarul, S. AB., didampingi tokoh umat Hindu Jro Mangku Ida Bagus...


SUBANG-Kegiatan Corporate Social Responsibility merupakan kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan bisnis perusahaan. Hal inilah yang melandasi PT Pertamina EP Asset 3 Subang Field (PEP Subang) untuk senantiasa menjalankan kegiatan CSR secara berdampingan dengan kegiatan usahanya. Keseriusan PEP Subang pun mendapatkan apresiasi dalam ajang Indonesia CSR Award (ICA) tahun 2020 berupa penghargaan Gold kategori Community Involvement Development untuk program CSR Pasukan Anti Penularan HIV/ AIDS (Pantura). Penghargaan tersebut secara resmi diumumkan dalam Malam Penganugerahan ICA Tahun 2020 yang diselenggarakan pada Jumat (11/06/2020).


“Bagi kami CSR merupakan misi perusahaan, dimana tumbuh bersama lingkungan menjadi sebuah tujuan dan juga pedoman bagi kami,” ungkap Djudjuwanto, Field Manager PEP Subang. Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa penghargaan yang diberikan kepada PEP Subang merupakan motivasi bagi Perusahaan, untuk terus dapat memberikan kontribusi dan manfaat kepada masyarakat dan juga lingkungan.

Program CSR Pantura yang digiatkan oleh PEP Subang sejak tahun 2017 di Kabuoaten Subang merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang memiliki fokus dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/ AIDS. “Mengedukasi, menghapuskan stigma, memberikan akses pelayanan kesehatan yang baik, serta membangun lini usaha yang menunjang kegiatan terkait HIV/ AIDS untuk kelompok masyarakat merupakan bagian dari kegiatan utama program Pantura,” terang Djudjuwanto. Harapannya, Indonesia bisa mewujudkan three zero (tidak ada lagi infeksi baru HIV, tidak ada lagi kematian akibat AIDS dan tidak ada lagi stigma dan diskriminasi pada Orang Yang berstatus HIV Positif (ODHA) pada tahun 2030.

Kegiatan ICA digagas oleh Corporate Forum for Community Development (CFCD) dimana salah satu agendanya adalah memberikan apresiasi dalam bentuk penghargaan di tingkat nasional bagi perusahaan dan institusi yang melaksanakan Social Responsibility (SR) dengan baik. Selain ICA, di tahun 2020 Pertamina EP juga mendapatkan apresiasi CSR dari Innovation Government Award (IGA) untuk kategori Mempelopori Pencegahan Polusi.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Gunakan Teknologi ASCP, Pertamina EP Asset 3 Field Subang Mampu Tingkatkan Produksi di Masa Pandemi Covid-19

 Subang–Untuk pemenuhan kebutuhan minyak dan gas bumi merupakan hal yang vital guna mendukung ketahanan energi. Karakter high risk, high...

Ketua PAC PP Subang: Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Subang Tak Serius Tegakan Protokol Kesehatan

SUBANG-Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Subang, T.Sukanto mengingatkan Pemerintah Kabupaten Subang agar lebih tegas menjalankan aturan protokol kesehatan (prokes) pasca peningkatan angka terkonfirmasi positif...

Danlanud Suryadarma Letakan Batu Pertma Pembangunan Pura

  SUBANG - Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Djohn Amarul, S. AB., didampingi tokoh umat Hindu Jro Mangku Ida Bagus Made Wirawan dan para tokoh...

Tragis! Siswa SDN RAJAPOLAH 1 Ciasem Tewas Tertimpa Pagar Tembok Sekolah

SUBANG-Nasib naas menimpa seorang bocah bernama Parhan Pebrian (9), warga Dusun Margatani, Desa Ciasem Baru, Kecamatan Ciasem, Subang, ditemukanntewas mengenaskan akibat tertimpa Tembok Pagar...

Miris! Akibat Sek Bebas, Kasus Pernikahan Dini Anak Dibawah Umur Meningkat di Subang

SUBANG - Kasus Pernikahan dini anak dibawah umur di kabupaten Subang selama masa Pandemi Covid-19 tergolong tinggi. Bahkan, setiap tahun tercatat ada ratusan anak...

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU