Ada Balita Sakit! Tak Bisa Berobat, Tinggal di Rutilahu Ditengah Hutan Ranggawulung

176
Foto : Kadinkes Subang dr Maxi menjenguk Balita Sakit tumor bawaan, yang tinggal di Rutilahu di Tengah Hutan Kota Ranggawulung/ FOTO : AHYA NURDIN / Patimbannews.com

 

SUBANG – Seorang balita berusia 2 tahun yang berasal dari keluarga tak mampu, membutuhkan uluran tangan para dermawan. Balita bernama Rahmat Hidayat tersebut, mengalami sakit tumor bawaan sejak lahir.

Akibat penyakit tersebut, perut anak bungsu dari pasangan Warja dan Ayu Yuliani tersebut dari hari kehari mulai membesar dan tak bisa kentut. Hingga membuat balita tersebut sering nangis menahan sakit yang di deritanya.

Kondisi orang tua Rahmat yang kurang mampu, dan tnggal di rutilahu berdinding bilik bambu ditengah hutan Ranggawulung tersebut, membuat balita tersebut tak bisa berobat ke Rumah Sakit akibat tak ada biaya. Orang tua balita yang memiliki 4 anak tersebut mengaku tak sanggup untuk mengobati anak bungsunya yang menderita tumor bawaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi disela-sela menjenguk balita tersebut mengaku sangat prihatin melihat kondisi keluarga balita yang tinggal di rutilahu ditengah hutan Ranggawulung

” Balita bernama Rahmat Hidayat tersebut menderita tumor bawaan sejak lahir, membuat perutnya buncit kecang dan dari hari kehari mulai membesar” ujar Maxi, Kamis(24/2/2022)

Dikatakan Maxi, penyakit tumor yang di derita balita tersebut memang tak membahayakan, namun jika terus dibiarkan akan semakin membesar perutnya

” Jika tak segera menjalani pengobatan di Rumah Sakit, balita ini perutnya akan semakin membesar dan menyiksa, bahkan balita ini tak bisa kentut” katanya

Untuk membantu pengobatan balita tersebut, pihak Dinkes Subang saat ini sedang mengurus administrasi untuk pengajuan BPJS Kesehatan yang preminya dibayar oleh Dinas Kesehatan

” Setelah beres BPJSnya, Balita malang tersebut akan kita rujuk ke Rumah Sakit Hassan Sadikin Bandung guna mendapatkan pengobatan maximal, agar balita tersebut bisa sembuh dan sehat” ucapnya

Sementara itu Ayu Yuliani, selaku ibunda balita malang tersebut mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian Kepala Dinas Subang dr.Maxi

“Terima kasih udah mau ikut membantu pengobatan anak saya, karena selama ini saya tak mampu untuk membawa berobat kerumah sakit karena kondisi keuangan yang pas-pasan” ucapnya

Menurut Ayu, Anak bungsunya tersebut sejak lahir sudah mengalami kondisi sakit seperti sekarang, perutnya mulai membesar dan sering nangis

“Si Dede Rahmat ini sering nangis mungkin menahan rasa sakit akibat perutnya buncit dan kencang serta tak bisa kentut” katanya

Ayu berharap, anaknya segera mendapatkan penanganan medis agar bisa hidup normal seperti seperi balita seusianya

” Kami selaku keluarga akan ikut apa yang sedang diusahakan oleh Dinas Kesehatan untuk membantu pengobatan Rahmat dan berharap ada para dermawan yang mau membantu juga pengobatan anak bungsu saya” harapnya

Dalam kunjungannya tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang juga menyerahkan bantuan sembako untuk dan perlengkapan mandi serta uang pengobatan untuk biaya hidup sehari-hari balita Rahmat Hidayat selama menunggu penanganan medis di Rumah Sakit***

 

Ahya Nurdin

Bagikan: