Beranda Headline Anggaran SPPD DPRD Subang Akan Dialihkan Untuk Penanggulangan Virus Corona

Anggaran SPPD DPRD Subang Akan Dialihkan Untuk Penanggulangan Virus Corona

57
0

SUBANG – DPRD Subang akan memproyeksikan anggaran untuk penanganan corona (Covid 19) sekitar Rp10 miliar.

Anggaran tersebut diambil diantaranya dari pos Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dan sejumlah pos anggaran lainnya termasuk di sekretariat dewan.

Wacana pengalihan pos anggaran untuk penanganan corona ini muncul dari rapat antara Pimpinan DPRD dan Pemkab pada awal pekan ini.

“Tindak lanjut dari rapat dengan Pemkab, Pemkab meminta tambahan untuk penanganan covid untuk tahap berikutnya. Karena kan bukan penanggulangan penyebaran covid tapi dampak masyarakat yang terpapar virus corona,” kata Wakil Ketua DPRD Elita Budiarti

Dikatakan Elita, secara pribadi atau kepartaian, para wakil rakyat ini sudah melakukan aksi peduli. Namun secara kelembagaan, sebagai bagian dari kepedulian, Fraksi-Fraksi DPRD sepakat untuk pengalihan anggaran untuk penanganan kasus Corona

Elita memaparkan hal terpenting dalam penanganan kasus corona, tidak saja pada pasien, tapi termasuk didalamnya mensuport para medis yang menangani pasien terkait corona.

DPRD, kata Elita sepakat untuk mendorong ada insensif tambahan bagi mereka yang berperan aktif dalam penanganan dan penanggulangan virus corona.

“Kita mendorong ada insensif tambahan untuk tenaga kerja kesehatan, karena mereka berada di garda terdepan. Termasuk kepada BPBD juga, itu sudah tercover di dalamnya. Selain untuk sarpras untuk penanggukangan covid-19,” jelasnya

“Kita harus melindungi tenaga kesehatan, satu tenaga kesehatan sakit bisa ratusan pasien tidak bisa ditanggulangi. Kita harus menjaga tenaga kesehatan ini dengan aman, tidak waswas, karena faktor stres juga bisa mempengaruhi,” imbuhnya

Sementara soal nominal, Elita menegaskan, secara kelembagaan belum dipiutuskan. Namun secara pribadi, Elita mendorong anggara yang dialihkan untuk penanganan kasus corona ini minimal sebesar Rp 6 miliar.

“Minimal Rp 6 miliar sampai Rp10 miliar, ya sekitar Rp10 miliar lah. Tapi ini memang belum diputuskan dalam rapat DPRD,” katanya.

Feri kosasih

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini