Beranda Headline Ditengah Wabah Corona, Program Ketahanan Pangan LAK Galuh Pakuan Tetap Berjalan Stabil

Ditengah Wabah Corona, Program Ketahanan Pangan LAK Galuh Pakuan Tetap Berjalan Stabil

405
0

SUBANG -: Di tengah-tengah pandemi covid-19, Program ketahanan Pangan Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan, tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Direktur Badan Usaha Bersama Milik Desa (Bumades) Prakarsa Galuh Asep Makmun mengatakan, program ketahanan pangan yang menjadi salah satu program prioritas Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sangga Buana di tahun 2020.

Artinya kata Asep pandemi covid-19 tidak menjadi halangan untuk bagi Bumades Prakarsa Galuh, menampung sekaligus membeli hasil panen gabah dari para masyarakat rukun tani Galuh, dengan harga di atas harga tengkulak dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pemerintah.

“Kami membeli diatas harga rata-rata para tengkulak, dan harga eceran tertinggi pemerintah. Yang saat ini harga di tingkat petani Rp450 ribu perkuintal, kami beli diatas harga tengkulat dan HET Pemerintah, ya itung-itung membantu para petani di saat covid seperti ini,” ujar Asep kepada wartawan di Subang, Sabtu (11/4/2020).

Untuk terus menjalankan pemberdayaan dalam bidang ekonomi kemasyarakatan melalui program ketahanan pangan kata Asep, Bumades Prakarsa Galuh juga tidak hanya membeli gabah para petani, juga hasil palawija lainnya.

“Sesuai dengan amanat dan titah Raja LAK Galuh Pakuan, pembelian gabah, dan palawija untuk stok ketahanan pangan masyarakat LAK Galuh Pakuan, dan masyarakat di luar Galuh Pakuan. Sekaligus sebagai antisipasi Galuh Pakuan, dalam menghadapi masa-masa sulit kedepan paska covid-19 ini,” jelasnya.

Sementara itu Asep mengungkapkan, Raja LAK Galuh Pakuan menargetkan stok gabah yang dibeli dari masyarakat rukun tani Galuh, minimal 100 ton gabah yang harus tertampung di Bumades Prakarsa Galuh.

“Kami menergetkan 100 ton gabah kering giling, untuk stok pangan masyarakat LAK Galuh Pakuan. Dan saat ini baru tertampung sekitar 40 persen dari target 100 ton gabah tersebut,” pungkas Asep.

AHYA NURDIN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini