Beranda Daerah Ijin Hajatan & Seni Budaya di Subang Cukup Sampai Tingkat Kecamatan

Ijin Hajatan & Seni Budaya di Subang Cukup Sampai Tingkat Kecamatan

615
0

SUBANG – Masyarakat Kabupaten Subang sudah diperbolehkan menggelar resepsi pernikahan atau hajatan di era transisi new normal saat ini. Namun dengan syarat menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 dengan ketat. Aturan dari mulai pengecekan suhu tubuh, cuci tangan dengan sabun atau memakai hand sanitizer serta wajib memakai masker dan jaga jarak harus benar-benar diterapkan.

Aminudin selaku ketua harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Subang mengatakan masyarakat yang akan mengadakan hajatan dapat bekerjasama dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Subang. 

“Nantinya anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Subang akan melihat langsung jalannya hajatan tersebut. Dengan begitu kegiatan yang dilakukan dapat berjalan aman tanpa melanggar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19” ujar Aminudin

Sementara itu terkait perizinan hajatan dan seni budaya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Subang sudah melakukan perubahan alur perizinan seni dan budaya atau hajatan selama pandemi corona.

Hal ini tertuang dalam surat yang ditandatangani Ketua Harian Aminudin pada 17 Juli 2020 lalu. Aminudin menyatakan perubahan alur izin ini guna penyederhanaan birokrasi dan untuk lebih efisien.

“Kami memandang perlu adanya penyederhanaan alur mekanisme perizinan kegiatan seni dan budaya yang telah ada, dimana dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Subang tidak perlu lagi penerbitan rekomendasi kegiatan, karena sudah diterbitkan Gugus Tugas Kecamatan,” kata Aminudin

Sementara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COvid-19 Subang hanya menerima tembusan berkas rekomendasi dari Gugus Tugas Kecamatan dan Polsek 

“Jadi ijin hajatan, dan hiburan cukup sampai Tingkat Kecamatan atau Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat Kecamatan tak perlu ke Kabupaten” Kata Aminudin

Aminudin juga mengatakan hajatan seperti pesta pernikahan bisa kembali dilaksanakan di era transisi new normal yang diterapkan Kabupaten Subang. Namun pelaksanaannya harus dapat di manage dengan baik. Protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 harus benar-benar diterapkan. Mulai saat undangan masuk sampai dalam menikmati sajian makanan harus diatur dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dirinya juga mempersilahkan masyarakat untuk mengelar hiburan musik saat pesta pernikahan. Baik pesta pernikahan yang dilakukan di gedung maupun di rumah. Namun semuanya harus diatur mulai dari tempat duduknya maupun kapasitas tempatnya. Tetapi, ucap Aminudin hiburan musik yang diselenggarakan di lapangan terbuka tidak diperbolehkan. Pasalnya akan sulit melakukan deteksi maupun mengetahui jumlah yang datang.

Aminudin melanjutkan mulai saat ini semua kegiatan harus berpegangan pada protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Masyarakat diharapkan beradaptasi dengan keadaan seperti ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini