Beranda Daerah Meninggal 1,5 Bulan Lalu di Saudi Arabia, Kedatangan Jenazah TKW Herni Tresnawati...

Meninggal 1,5 Bulan Lalu di Saudi Arabia, Kedatangan Jenazah TKW Herni Tresnawati di Sambut Isak Tangis Keluarga

1360
0

SUBANG – Isak tangis sambut kedatangan TKW Herni Tresnawati TKW asal Dusun Krajan RT 16/05 Desa/Kec.Sukasari Kab.Subang. Seperti diketahui Jenazah Herni Tresnawati (36) Rabu kemarin diterbangkan dari Riyadh menuju Tanah Air dan tiba di Bandara Soekarno Hatta Pukul 22.00 WIB.

Kedatangan Jenazah Herni Tresnawati dijemput langsung oleh Kasie Binapenta Irvan RM dan stafnya bersama Paguyuban Petugas Perekrut dan Pekerja Migran (P4MI) Subang hingga dipulangkan ke kampung halamannya.

Setiba di Soekarno Hatta jenazah langsung dibawa kerumah duka dan tiba sekitar pukul 03.30 WIB Kamis (12/12/2019) Dini hari. Penyerahan jenazah dilakukan langsung oleh pihak BNP2TKI kepada suami korban dengan disaksikan oleh pihak kepolisian dan aparatur desa setempat.

Kedatangan jenazah yang sudah dinanti 1,5 bulan lalu, sesaat setelah tiba dirumah duka langsung  disambut Isak tangut keluarga. Pihak keluarga tak kuasa menahan tangis sedih kala melihat Herni Tresnawati pulang terbujur kaku didalam peti mati.

“Pihak keluarga tak kuasa menahan sedih melihat istri tercinta dan ibu dari anak-anak saya harus pulang tinggal nama dan menggunakan peti mati”ujar Ade, Suami Korban

Ade sama sekali tak menyangka, niat Herni Tresnawati untuk bekerja di Saudi Arabia harus pulang ke kampung halaman terbungkus peti mati 

“Niat tulus istri saya ingin membantu perekonomian keluarga harus dibayar dengan nyawa”katanya

Ade juga mengaku pasrah dan iklas menerima semua ini dan menganggapnya ini sebagai suatu cobaan dan sudah takdir Allah

“Saya iklas dan semua ini sudah kehendak Allah, Mudah-mudahan Istri saya diterima segala amal ibadahnya” ucapnya

“Saya juga selaku pihak keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah terutama Kemenlu, BNP2TKI dan Disnakertrans yang sudah mengurus kepulangan jenazah istri saya”‘imbuhnya

Rencananya Kamis Pagi ini jenazah akan dimakankan di Pemakaman Umum desa Sukasari.

Sementara itu  Kasie Binapenta Disnakertrans Subang, Irvan RM kepada awak media sangat menyayangkan korban bekerja di Riyadh tidak sesuai prosedur sehingga almarhum tidak tercatat didata base TKI Subang sehingga proses pemulangan agak rumit dan harus menunggu 1,5 bulan

“Kita sangat menyayangkan korban berangkat secara ilegal hingga menyulitkan kepulangannya karena kita harus menghimpun data korban dulu yang cukup lama”katanya

Dengan meninggalnya Herni Tresnawati ini pun, catatan TKI asal Subang yang meninggal dan pulang tinggal nama semakin bertambah menjadi 13 orang hingga Desember 2019 ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, meninggalnya Herni Tresnawati sempat Viral di media Sosial Facebook yang di posting oleh rekannya sesama TKI di Riyadh

Herni Tresnawati meninggal di Riyadh Saudi Arabia pada 26 Oktober 2019. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Herni ibu dari 2 orang anak tersebut, bekerja sebagai TKI di Riyadh baru 1 bulan dan meninggal karena sakit

” Herni Tresnawati bekerja sebagai TKI di Riyadh baru 1 bulan dan mendadak sakit perut dan nyeri lutut, sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia pada hari Sabtu(26/10/2019)” katanya

“Bahkan kata pihak keluarga, saat mau berangkat juga, posisi Herni Tresnawati dalam keadaan sakit abis keguguran” imbuhnya

Tapi Alhamdulillah berkat kerja keras semua pihak khusunya Kemenlu dan BNP2TKI, akhirnya Jenazah TKW Herni Tresnawati (36) bisa dipulangkan

Ahya Nurdin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini