Beranda Headline Jamin Stok Air Bersih, PDAM Subang Akan Bangun Pipa Sepanjang 10Km Menuju...

Jamin Stok Air Bersih, PDAM Subang Akan Bangun Pipa Sepanjang 10Km Menuju Pelabuhan Patimban

197
0

SUBANG – Untuk memnuhi Kebutuhan Air bersih di pelabuhan Patimban Subang ,Perusahaan Daearah Air Minum( PDAM) Tirtarangga Subang rencana membangun pemasangan saluran Pipah baru PDAM bersama pihak ke 3 .

Rencana pembangunan pemasangan saluran pipa baru itu  dari mulai Desa Rancasari Pamanukan  menuju pelabuhan Patimban kurang lebih panjang saluran Pipa 10 km.

Direktur Utama PDAM Subang ,H.Suryana  mengatakan dibangunnya Saluran Pipa baru oleh PDAM dengan Pihak ke 3 dikarenakan PDAM sendiri tidak memiliki modal yang cukup besar.

Maka dari itu kata Suryana PDAM melakukan kerjasama dengan pemilik modal dari Jakarta yaitu salah satu Perusahaan yang dipercaya dan di tunjuk oleh pemerintah selaku pengelola Pelabuhan Patimban.

“Rencana Pembangunan pipa baru tersebut tidak sampai kedalam lokasi pelabuhan yang kita bangun pemasangan pipa nya hanya sampai ke bibir pantai pelabuhan saja”ujar suryana

“Untuk pengelolaan kedalam lokasi pelabuhan itu dikelola langsung oleh pihak perusahaan dari jepang”ucapnya

Didalam pelaksanaan pembangunan pemasangan pipa baru tersebut rencananya akan mengambil Sumber airnya dari Tarum Timur di tampung di Rancasari Pamanukan dan di olah menjadi Air beraih  Air Minum.

“Rencana pembangunan Saluran PDAM yang baru ini telah dulaksanakan tahapan – tahapan administrasi  pertama di buat kesepakatan atau kesepahaman penandatanganan MoU dengan pihak ketiga Perusahaan dari Jakarta sudah ditandatangani” ungkapnya

Lebih lanjut Suryana mengatakan, pembuatan pra  FS sudah sekarang mengijak FS  atau sudah final PDAM sendiri sedang meminta pendampingan ke pihak kejaksaan Negeri Subang melalui Kasi Datun selaku Jaksa sekaligus pengacara  Negara

“tentunya kita meminta arahan – arahan, petunjuk – petunjuk harus bagaimana ,karena ditakutkan ada masalah di kemudian hari”kata Suryana.

Dikatakan Suryana,  Saat ini kita masih akan dibahas tentang penghitungan oleh pihak ketiga  berapa modal yang dibutuhkan untuk pembangunan itu,kemudian bagai mana penghitungan  pengembalian modal kepada pemilik modal kira- kira berapa puluh tahun sekarang dalam pertemuan akan membahas disekitar itu.

“Mudah – mudahan dalam rapat ini menghasilkan kesepahaman dan kesepakatan bersama sehingga pelaksanaan Pembangunannya dapat di mulai bulan Januari 2021 mendatang .” Pungkas Suryana.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini