Beranda Daerah Kampanye Gebyar Germas, Puskesmas Pusakanagara Gelar Senam Sehat

Kampanye Gebyar Germas, Puskesmas Pusakanagara Gelar Senam Sehat

467
0

PUSAKANAGARA, Patimbannews.com – Sekitar 100 warga lakukan senam gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) di Lapangan Alun-alun Pusakanagara, Jumat pagi(16/8/2019). Senam sehat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mengajak untuk bersama-sama berperilaku hidup sehat dalam rutinitas sehari-hari

Menurut Kepala Puskesmas Pusakanagara, dr. Hj.Ratnasari, saat ini Indonesia tengah menghadapi tantangan serius berupa beban ganda penyakit. Perubahan gaya hidup masyarakat menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit.

Oleh karena itu, Germas menjadi momentum bagi masyarakat guna membudayakan pola hidup sehat. Germas adalah suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

“Tentunya pelaksanaan Germas harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian, mulai dari proses pembelajaran hingga menuju kemandirian,” katanya.

dr. Hj. Ratnasari mengungkapkan Germas merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan bagi setiap orang untuk hidup sehat agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud.

“Germas ini bertujuan menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kematian maupun kecatatan, menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit, menghindarkan terjadinya penurunan produktifitas penduduk serta menghindarkan peningkatan beban financial penduduk untuk pengeluaran kesehatan,” ungkapnya.

Menurut dr Hj. Ratnasari, germas dilaksanakan dengan pendekatan multisektor. Setiap pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah, sesuai tugas pokok dan fungsinya, berkontribusi baik secara langsung maupun tidak langsung (mendukung) upaya peningkatan kesadaran masyarakat melalui kampanye dan edukasi hidup sehat dan perubahan perilaku hidup sehat seperti beraktifitas fisik, mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, tidak merokok, memeriksakan kesehatannya secara rutin, menjaga higienitas pribadi dan keluarga serta lingkungan.

“Gebyar Germas ini dilaksanakan supaya masyarakat memperoleh informasi dan mengimplementasikan Germas mulai dari diri sendiri sampai lingkungan sekitarnya, meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh pemangku kepentingan akan peran dan tanggung jawabnya dalam Germas,” katanya

Melalui kegiatan seperti ini diharapkan masyarakat dan keluarga mandiri dalam mempraktekkan hidup sehat sehingga terjadi penguatan pada sisi promotif (peningkatan kesehatan) dan preventif (pencegahan risiko penyakit).

“kita menginginkan semua program Germas ini berjalan dengan baik, maka jumlah yang sakit dan memerlukan upaya kuratif dan rehabilitatif akan bisa menurun,” harapnya

Dikatakan Ratnasari, bahwasanya untuk menyukseskan Germas, tidak bisa hanya mengandalkan peran sektor kesehatan saja, oleh karena itu kami mengajak untuk bersama-sama membudayakan hidup sehat.

“Mari kita sama-sama memberikan dukungan, komitmen dan peran sertanya dalam bergotong royong meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat kepada masyarakat khususnya di Bumi Murakata yang sama-sama kita cintai ini,” katanya.

Sementara Camat Pusakanagara, Dra Hj.Ella Nurlaela, M.Si, mengatakan Germas   sudah dicanangkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2015 lalu. Tujuannya untuk menurunkan faktor resiko utama penyakit menular dan tidak menular baik faktor biologis, perilaku dan lingkungan.

“Germas itu bisa dilakukan dengan cara olahraga yang rutin, budaya konsumsi makan buah dan sayur, tidak merokok, tidak mengkonsumsi minuman keras dan minuman beralkohol, melakukan pemeriksaan secara berkala, menjaga kebersihan lingkungan serta menggunakan jamban sehat,” ungkapnya.

Menurut Ella, Kepala Desa harus memberikan contoh kepada masyarakat dengan harus memiliki jamban sehat. Dengan demikian akan diikuti oleh masyarakat dengan tidak BAB (Buang Air Besar) di sembarang tempat.

“Germas merupakan suatu terobosan dari pemerintah untuk menyampaikan bahwa sehat itu murah. Kenapa sehat itu menjadi mahal, karena kita tidak melaksanakan perilaku hidup sehat sehingga ketika sakit bisa menghabiskan jutaan rupiah. Kalau kita melaksanakan perilaku hidup sehat sehari-hari, maka tidak akan ada penyakit yang menghinggapi tubuh kita,” tegasnya.

Camat Ella mengajak, kepada seluruh masyarakat Kecamatan Pusakanagara, untuk membiasakan hidup sehat

“Mari bersama-sama kita promosikan kepada masyarakat bagaimana penerapan perilaku hidup sehat melalui pola makan dan hidup yang bagus. Semoga ke depan masyarakat Pusakanagara bisa membiasakan diri untuk hidup sehat sehingga ke depan muncul generasi-generasi yang sehat,” katanya

Ahya Nurdin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini