Beranda Headline Kembali 424 Warga Subang Mengikuti Rapid Test 7 Orang Dinyatakan Reaktif

Kembali 424 Warga Subang Mengikuti Rapid Test 7 Orang Dinyatakan Reaktif

171
0

SUB1ANG, – Sebanyak 424 orang warga Subang hari ini kembali mengikuti rapid test . Dari delapan tempat pelaksanaan rapid test, hasilnya tujuh orang dinyatakan reaktif.

Adapun delapan tempat itu, Pasar Jalancagak, pasar Cipunagara, pasar Karanganyar pusakaratu, Pasar jati reja, Pasar Wates Binong, Pasar Pagaden, Puskesmas Tambakan, dan Pemdes Tambakdahan.

Dari tujuh orang yang reaktif itu dari pasar Jalancagak 5 orang dari total yang dirapid test 62 orang . Pasar Cipunagara 2 orang dari 60 yang reaktif.

“Jadi dengan hari kemarin kami memeriksa 10 tempat dengan total 607 orang dan hasil yang reaktif ada 9 orang yang 9 orang tentu sesuai dengan protap akan kami lakukan test swab satu atau dua hari kedepan tergantung kesiapan tenaga analis nya,”ungkap dr.Maxi selaku Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid-19 Subang dalam konperensi persnya, Selasa (2/6/2020).

Pada hari ini kata dr.Maxi, telah melaksanakan kegiatan yang namanya mikro karantina. Kegiatan ini pilot projek dari program Gugus tugas tingkat Provinsi Jawa Barat dimana seluruh Jawa Barat akan dilakukan pilot proyek mikro Tina sebanyak 60 Desa.

“Kebetulan Subang yang terpilih pertama adalah kasomalang karena memang transmisinya masih banyak disana dan yang kedua akan dilakukan di desa Kalijati Barat. Hari ini kami melakukan test swab melalui hidung ke 97 orang pedagang pasar tradisional Kasomalang, tanpa didahului rapid test. Hasilnya besok akan diumumkan kemudian yang di kasomalang ini akan dipantau Desa kasomalang kulon selama 14 hari kedepan,”jelasnya.

Adapun update kasus positif Covid-19 dalam sepekan di Subang, masih bertahan di angka 45 orang. Yang sembuh 14 orang, meninggal 3 orang, dan yang masih dalam perawatan ada 28 orang.

Kemudian untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 61 orang, 55 orang selesai, 48 diantaranya dinyatakan sembuh.Masih dalam pengawasan 5 orang dan 8 orang meninggal dunia.

Dan untuk orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 5.660 orang, 5.399 orang sudah selesai dan masih dalam pemantauan sebanyak 261 orang.

Feri Kosasih/ Ahya Nurdin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini