Kamis, November 26, 2020

Keren! Pelabuhan Patimban Akan Buka 4,3 Juta Lapangan Kerja

SERING DIBACA

Gunakan Teknologi ASCP, Pertamina EP Asset 3 Field Subang Mampu Tingkatkan Produksi di Masa Pandemi Covid-19

 Subang–Untuk pemenuhan kebutuhan minyak dan gas bumi merupakan hal yang vital guna mendukung ketahanan energi. Karakter high risk, high...

Ketua PAC PP Subang: Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Subang Tak Serius Tegakan Protokol Kesehatan

SUBANG-Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Subang, T.Sukanto mengingatkan Pemerintah Kabupaten Subang agar lebih tegas menjalankan aturan protokol kesehatan (prokes)...

Danlanud Suryadarma Letakan Batu Pertma Pembangunan Pura

  SUBANG - Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Djohn Amarul, S. AB., didampingi tokoh umat Hindu Jro Mangku Ida Bagus...


 

Patimbannews.com JAKARTA -Pemerintah Provinsi Jawa Barat percaya diri Pelabuhan Patimban akan menjadi pusat pertumbuhan kota metropolitan baru dalam pengembangan segitiga emas Rebana, Jawa Barat.


Dalam 10 tahun diharapkan dapat membuka lapangan kerja hingga 4,3 juta pekerjaan yang terdiri dari pekerjaan dalam kawasan industri di segitiga rebana serta penambahan progresif pertumbuhan ekonomi Jawa Barat 4–5 persen per tahun.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menuturkan dalam proyek segitiga rebananya, akan tumbuh 13 kawasan industri baru dalam segitiga Pelabuhan Patimban, Bandara Kertajati, dan Kota Cirebon. Kawasan tersebut akan menjadi metropolitan baru yang menjadi mesin ekonomi Jawa Barat dengan Pelabuhan Patimban menjadi pusat pertumbuhannya.

“Segitiga rebana dengan mesin industrinya, dapat menumbuhkan 4,3 juta pekerjaan dalam 10 tahun. Dengan pertumbuhan ekonomi menjadi 5-10 persen, saat kami masih tumbuh positif 5 persen, pertumbuhan bisa tambah 4-5 persen,” ujarnya, Senin (16/11/2020).

Dia menegaskan koneksi ke arah segitiga rebana dan Pelabuhan Patimban di dalamnya menjadi kunci keberhasilan targetnya tersebut. Kang Emil mengakui akses ke Bandara Kertajati belum maksimal karena koneksi masih perlu diperbaiki.

“Pemerintah pusat juga sudah sudah jalan membangun tol utara-selatan Jabar, Cipali koneksi patimban, jalur kereta api, vertikal utara-selatan, jadi hal ini sebuah keunggulan, kami ingin melihat Patimban tak hanya fokus di pelabuhannya,” katanya.

Dia mengharapkan kawasan di sekitar Pelabuhan Patimban dapat menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK). Mantan Walikota Bandung ini mengusulkan wilayah Patimban didesain sebagai kota pelabuhan yang memenuhi aspek tata kota yang baik dan mampu menampung 1 juta penduduk.

Menurutnya, dengan begitu, kawasan Patimban tidak akan menjadi seperti Pelabuhan Tanjung Priok yang pelabuhannya sudah berfungsi tetapi tata ruang tak maksimal.

“Patimban ini bisa menjadi tata kota kelas dunia, ada alun-alun hijau, rekreasi di pantai, tapi jantung kegiatan di pelabuhan,” katanya.

Pihaknya juga sudah menyiapkan kerja sama dengan Inggris membangun Politeknik Maritim agar kebutuhan tenaga kerja pelabuhan dapat diisi oleh warga lokal sekitar Subang.

Sumber: Bisnis.com


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Gunakan Teknologi ASCP, Pertamina EP Asset 3 Field Subang Mampu Tingkatkan Produksi di Masa Pandemi Covid-19

 Subang–Untuk pemenuhan kebutuhan minyak dan gas bumi merupakan hal yang vital guna mendukung ketahanan energi. Karakter high risk, high...

Ketua PAC PP Subang: Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Subang Tak Serius Tegakan Protokol Kesehatan

SUBANG-Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Subang, T.Sukanto mengingatkan Pemerintah Kabupaten Subang agar lebih tegas menjalankan aturan protokol kesehatan (prokes) pasca peningkatan angka terkonfirmasi positif...

Danlanud Suryadarma Letakan Batu Pertma Pembangunan Pura

  SUBANG - Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Djohn Amarul, S. AB., didampingi tokoh umat Hindu Jro Mangku Ida Bagus Made Wirawan dan para tokoh...

Tragis! Siswa SDN RAJAPOLAH 1 Ciasem Tewas Tertimpa Pagar Tembok Sekolah

SUBANG-Nasib naas menimpa seorang bocah bernama Parhan Pebrian (9), warga Dusun Margatani, Desa Ciasem Baru, Kecamatan Ciasem, Subang, ditemukanntewas mengenaskan akibat tertimpa Tembok Pagar...

Miris! Akibat Sek Bebas, Kasus Pernikahan Dini Anak Dibawah Umur Meningkat di Subang

SUBANG - Kasus Pernikahan dini anak dibawah umur di kabupaten Subang selama masa Pandemi Covid-19 tergolong tinggi. Bahkan, setiap tahun tercatat ada ratusan anak...

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU