Kondisi Kumuh dan Becek! Pasar Tradisional Pagaden Akan Direvitalisasi oleh Pihak Swasta Dengan Biaya Rp.70 Milyar.

37
Ket Foto : Kondisi Pasar Tradisional Pagaden, terlihat kumuh dan becek.

 

 

SUBANG – Kondisi pasar tradisional Pagaden yang kumuh dan becek akan segera direvitalisasi. Rencananya revitalisasi pasar tradisional Pagaden tersebut akan dimulai pada akhir Juni 2022 mendatang oleh pihak swasta.

Kabid Pasar DKUPP Subang, Junaedi ketika di konfirmasi Patimbannews.com, mengatakan renacannya bulan depan atau Juni 2022, Pasar tradisional Pagaden akan mulai direvitalisasi.

“Alhamdulillah! sudah ada investor yang akan membangun Pasar tradisional Pagaden agar lebih representatif dan bikin nyaman pedagang maupun pembeli” ujar Junaedi, Jumat(20/5/2022) pagi.

Menurut Junaedi, pasar tradisional Pagaden dengan luas lahan 2 hektar lebih, akan dibangun 1 lantai oleh investor dengan sistem sewa guna serah.

” Pembangunan Pasar Tradisional Pagaden akan dibangun 1 lantai dilahan seluas 2 hektar, dengan jumlah kios sekitar 700 kios,” katanya.

Adapun untuk biaya pembangunan Pasar tradisional tersebut, diperkirakan bisa menelan biaya puluhan milyar rupiah.

” Biaya pembangunan di perkirakan akan memakan biaya sekitar Rp. 70 Milyar” ucapnya

Proses perijinan dan perjanjian kerjasama antara Pemkab Subang dengan pihak swasta untuk pembangunan Pasar tradisional Pagaden tersebut sudah selesai.

“Kerjasama sudah disepakati antara Pemkab Subang dengan pihak swasta, dengan sistem sewa guna serah selama 30 tahun” ungkapnya.

Diperkirakan, revitalisasi pembangunan pasar tradisional Pagaden akan mulai dikerjakan oleh pihak swasta tersebut di bulan Juni 2022.

” Awal Juni 2022, bangunan pasar Tradisional Pagaden yang kumuh tersebut akan dilelang untuk di bongkar dan diperkirakan pembanguan pasar tradisional yang baru akan dimulai akhir Juni 2022endatang,”pungkasnya(*)

Bagikan: