Beranda Daerah Miris! Dinsos Subang Hanya Kasih Bantuan Mie SAKURA, Beras & Perlengkapan Bayi...

Miris! Dinsos Subang Hanya Kasih Bantuan Mie SAKURA, Beras & Perlengkapan Bayi Kepada Kartono Yang Rumahnya Menyatu Dengan Kandang Domba & Mau Roboh

664
0

SUKASARI – Setelah viral lewat pemberitaan di media sosial. Rumah warga kurang mampu yang menyatu dengan Kandang domba di Dusun Bugel RT 22/6 Desa/Kec.Sukasari Kab.Subang, akhirnya banyak menuai simpati dari berbagai pihak.

Diantaranya bantuan mengalir mulai dari bantuan warga setempat hingga BAZNAS Kabupaten Subang juga turun tangan meyalurkan bantuan untuk Kartono yang rumahnya menyatu dengan Kandang domba serta kondisinya sangat memperihatinkan mau ambruk.

Sementara itu bantuan juga datang dari Dinas Sosial Kab.Subang. Namun sayang bantuan dari Dinas sosial hanya berupa 1 dus Mie Instan Sakura, beras 2 karung, kasur lantai, baju anak-anak serta perlengkapan bayi

Seperti diketahui, Kartono pemilik rumah sangat mengharapkan uluran tangan atau bantuan dari semua pihak termasuk dari dermawan maupun pemerintah untuk memperbaiki rumahnya yang hampir mau ambruk tersebut

Pemerintah yang diharapkan sekali dapat membantu melalui program rutilahu dll, namun sangat disayangkan harapan itu sirna. Kartono hanya mendapatkan bantuan Mie Instan Sakura, susu, beras, perlengkapan bayi, baju anak-anak, dan kasur lantai

“Kita di suruh ngajuin proposal agar mendapatkan bantuan” ujar Ahmad salah seorang relawan yang selama ini berusaha menggalang dana untuk perbaikan rumah Kartono

Padahal menurutnya, rumah Kartono ini sudah 5 tahun kondisinya sangat memperihatinkan dan butuh segera direhab total

“Butuh rehab total karena semua bahan bangunannya sudah rapuh dan jika kita ngajuin proposal tentunya harus menunggu lama, itupun belum tentu di acc” ucapnya

Prihatin sekali, pemerintah baik desa maupun kecamatan dan kabupaten tak mampu menggalang dana atau memberi bantuan untuk Kartono yang rumahnya menyatu dengan Kandang domba dan nyaris roboh tersebut.

“Kalau memang para pejabat peduli terhadap warga miskin seperti Kartono ini, pemerintah dari tingkat Desa Hingga kabupaten pasti mampu untuk membantu Kartono” ungkapnya

“Untuk membangun rumah Kartono, diperkirakan butuh anggaran 25-30 juta, sementara anggaran yang ada baru 8 juta dan itu sudah dibelikan semua material bangunan”imbuhnya

Sementara itu, uang dapat sumbangan dari BAZNAS Rp.5 juta dan hasil bantuan warga sekitar sebesar Rp.6 juta semuanya sudah dibelikan material bangunan seperti kayu dan GRC, itupun masih jauh dari cukup untuk membeli material bangunan

Pihak relawan rencananya akan mendatangi bupati Subang pada Senin(22/6/2020) untuk meminta bantuan langsung

” Saat apel pagi kita akan menggalang dana ke Pak Bupati, wakil Bupati, sekda dan para pegawai Pemkab Subang serta anggota dewan khususnya wakil rakyat dari Dapil V” tandasnya

Mudah-mudahan mereka bersimpati atas penderitaan warga miskin yang bener butuh uluran tangan pemerintah dan para dermawan.

Seperti sebelumnya diberitakan patimbannews.com,
Reyot dan nyaris roboh, itulah kondisi rumah Kartono warga Dusun Bugel RT 22/06 Desa Sukasari Kec.Sukasari Kab.Subang. Rumah yang menyatu dengan Kandang domba tersebut dihuni satu keluarga yang berjumlah 7 orang, 1 orang diantaranya masih balita berusia 2 tahun.

Kisah Pilu warga di Pantura Subang tersebut, sejauh ini minim perhatian maupun bantuan dari pemerintah. Padahal rumah yang di tinggali Kartono sudah tak layak huni, selain kondisinya sudah lapuk dan tinggal menunggu waktu untuk roboh yang bisa mengancam menimpa penghuninya

Kondisi rumah Kartono sangat memperihatinkan, kayu-kayu kerangka dan biliknya sudah rapuh bahkan plapon rumah yang juga terbuat dari bilik bambu sudah ambruk dan hanya ditopang sebilah bambu di sudut-sudutnya.

Rumah Kartono yang menyatu dengan Kandang domba juga sudah terlihat miring, genteng rumahpun Sudah berjatuhan akibat kerangka atapnya sudah rapuh dan pada potong.

Saat musim hujan, bocor dimana-mana sudah menjadi bagian derita para penghuni rumah.

Rumah semi permanen yang dibangun tahun 1998 tersebut merupakan peninggalan orang tua Kartono yang hingga saat ini kondisinya mau ambruk belum mampu ia perbaiki.

AHYA NURDIN

 

Baca berita terkait/sebelumnya :

Kisah Pilu Warga Miskin di Pantura Subang! Menyatu Dengan KANDANG DOMBA Kondisi Rumah KARTONO Nyaris Ambruk

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini