Beranda Headline Nekad Mudik, 75 Kendaraan Dipaksa Putar Balik Saat Memasuki Jalur Pantura Pusakanagara

Nekad Mudik, 75 Kendaraan Dipaksa Putar Balik Saat Memasuki Jalur Pantura Pusakanagara

604
0

SUBANG – Puluhan kendaraan baik roda dua maupun roda empat dipaksa putarbalik oleh petugas pengamanan gabungan di Pos PAM Check Point 02 Sewoharjo Kecamatan Pusakajaya atau Perbatasan Subang-Indramayu

Total ada 75 kendaraan yang dipaksa putar balik karena nekat mudik di tengah pandemi virus corona. Hitungan itu berasal dari penertiban Operasi Ketupat dan Larangan Mudik Tahun 2020 yang dilaksanakan oleh POS PAM Check Point 02 Sewoharjo Polsek Pusakanagara Kab.Subang. Pada Jumat Malam (8/5/2020) Sekitar pukul 21.30 hingga pukul 23.00 Wib

Kapolsek Pusakanagara AKP.Hidayat mengatakan, Alhamdulillah dalam penyekatan Jumat malam ini, puluhan kendaraan pemudik kita paksa putar balik

“Penyekatan dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek Pusakanagara, Koramil, Satpol PP, Dishub dan Dinkes dari Puskesmas Pusakanagara. Total sebanyak 75 kendaraan yang melintas dijalur Pantura Pusakanagara menuju Jawa Tengah kita paksa putar balik”ujar Kapolsek Pusakanagara AKP.Hidayat.

Kapolsek mengatakan, tindakan tegas itu dalam rangka operasi penyekatan arus kendaraan pemudik untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 dari kawasan zona merah ke Wilayah Kabupaten Subang

“Dalam operasi hari ini ada 15 mobil dan 60 motor yang dibalik arahkan dan umumnya kendaraan yang kita putar balikan ber Plat B dan F (Kendaraan yang berasal dari Jabodetabek yang masuk Zona Merah), mereka yang ngeyel mau mudik” Ucap Kapolsek Pusakanagara AKP Hidayat

Ia menuturkan, dalam penyekatan Jumat malam ini sejumlah personel Polsek Pusakanagara bersama petugas gabungan lainnya melakukan pemeriksaan setiap kendaraan luar kota yang masuk ke melintasi jalur Pantura Pusakanagara dalam rangka antisipasi penyebaran wabah Covid-19. Setiap orang di dalam kendaraan, kata Kapolsek, diperiksa identitasnya dan ditanya asal pemberangkatan dan tujuan mau kemana jika ketahuan mudik maka akan diminta untuk kembali.

“Kami petugas di lapangan memeriksa setiap penumpang, jika dalam mobil maupun motor, dipastikan mereka mudik, makanya kami minta untuk putar arah,” tuturnya.

Ia menyampaikan, upaya kepolisian itu merupakan instruksi dari pemerintah tentang larangan mudik selama darurat wabah Covid-19 sekaligus pelaksanaan PSBB di Kabupaten Subang karena khawatir membawa virus ke kampung halamannya.

Kapolsek berharap, masyarakat mematuhi aturan pemerintah dengan tidak keluar rumah atau mudik untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia, khususnya daerah Subang

“Kami dari kepolisian akan terus siaga, namun kami juga berharap adanya kesadaran masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah,” ujarnya berharap.

Kapolsek juga menegaskan, petugas gabungan akan terus bersiaga melakukan penyekatan arus kendaraan di wilayah Sewoharjo Kecamatan Pusakajaya yang berbatasan langsung dengan Kab.Indramayu

“Tiap hari kita akan siaga penuh selama 24 jam untuk memantau pergerakan pemudik dengan melakukan penyekatan. Selain penyekatan, polisi juga melakukan patroli menyusuri sejumlah ruas jalur Pantura Pusakanagara hingga perbatasan dengan Indramayu”tegasnya

Ahya Nurdin / Feri kosasih

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini