Nekad! Oplos Gas LPG 3 Kilogram ke Tabung Gas Non Subsidi, Warga Subang Diciduk Polisi

173
Foto : Pelaku sedang memperagakan cara mengoplos Gas LPG 3 kg ke tabung gas LPG Non Subsidi ukuran 12kg dan 5,5kg

SUBANG – Sup (44) warga Perumahan Bumi Abdi Praja, Sukamelang, harus berurusan dengan polisi akibat perbuatannya mengoplos Gas LPG 3kg ke tabung gas LPG Non Subsidi ukuran 5 dan 12Kg.

Pelaku berinisial Sup(44) tak berkutik saat petugas mendatangi dan menangkapnya. Saat pelaku sedang mengoplos Gas Elpiji Bersubsidi ke tabung gas LPG Non Subsidi.

Kapolres Subang, AKBP Sumarni melalui Kasatreskrim AKP M.Zulkarnaen, S.I.K kepada wartawan. Jumat (22/10/2021) sore. Mengatakan Pengungkapan dan penangkapan berawal dari laporan warga yang merasa curiga pada Selasa (19/10) malam lalu karena yang kendaraan yang datang selalu mengangkut tabung gas beukuran 5,5 Kg atau 12 Kg, sedangkan yang dikirim berukuran 3 Kg. Akhirnya kejanggalan ini dilaporkan ke polisi karena jual belinya mencurigakan.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Subang, Ipda M Raka Dwi Darma, S.TrK yang memimpin dan menindak-lanjuti laporan ternyata warga tersebut benar adanya.

“Tersngka kepergok sedang mengisi ulang dari tabung gas LPG 3 kg atau Gas Melon ke tabung non subsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kilogram. Selain itu, kegiatan usahanya pun tidak berijin” Ucap Kasatreskrim Polres Subang AKP Muhamad Zulkarnaen

Dalam aksinya melakukan pengoplosan gas LPG 3kg ke Gas Non Subsidi berukuran 5,5 kg dan 12 kg pelaku menggunakan regulator gas

“Alat utama yang digunakan oleh yang bersangkutan untuk memindahkan gas LPG 3Kg ke Tabung 5,5kg dan 12 Kg yaitu menggunakan tongkat regulator, “ jelasnya

Adapun modus operandi pelaku melakukan pengoplosan gas LPG Subsidi ke Non Subsidi tak lain adalah untuk mencari keuntungan

” Dari kegiatan pengoplosan gas LPG Subsidi ke Non Subsidi, pelaku setiap bulannya berhasil meraup keuntungan 4 hingga 6 juta rupiah”ucapnya

Akibat perbuatannya melakukan pengoplosan Gas LPG Subsidi ke Non Subsidi, tersangka saat ini mendekam di sel tahanan Mapolres Subang

“Selain mengamankan pelaku, Polisi juga mengamankan 255 tabung LPG Non Subsidi yang di isi ulang menggunakan gas Subsidi 3Kg” tukasnya

Akibat perbuatannya, dijerat pasal 55 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2021 tentang Migas sebagaimana telah diubah dengan undang undang RI Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta kerja dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak 60 miliar, “pungkasnya.***

AHYA NURDIN

Bagikan: