Beranda Daerah Ngeri! 1.000 Orang Lebih Warga Subang Meninggal Dunia Karena HIV/AIDS

Ngeri! 1.000 Orang Lebih Warga Subang Meninggal Dunia Karena HIV/AIDS

935
0

SUBANG – Dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Subang mencapai 2.050 Orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.000 orang Penderita HIV/AIDS di Subang meninggal dunia.

Fakta ini cukup memprihatinkan, mengingat sejak mulai diketemukannya kasus penderita HIV AIDS di Subang tahun 1999 sampai dengan 2020 ini cenderung terus mengalami peningkatan yang signifikan

“Ini fenomena gunung es, dimana angka kasus terhadap HIV dan AIDS di Subang terus mengalami peningkatan, rata-rata pertahun 100 warga Subang terkena HIV/AIDS” ucap Kabid Pelayanan Kesehatan Kab.Subang, dr.Maxi. kepada Patimbannews.com, Senin(14/9/2020)

Adapun penularan tertinggi HIV/AIDS di Subang diantaranya lewat hubungan seksual atau sek bebas, hubungan sesama jenis dan penggunaan jarum suntik Narkoba

” Di Subang ada 86 tempat lokalisasi terselubung tertama diwilayah Pantura dan lokalisasi terselubung itulah tempat terbesar penyebaran HIV/AIDS”ungkap dr.Maxi

 

Menurut dia, pihaknya telah berupaya memberi saran kepada masyarakat untuk memeriksakan kesehatan terutama kelompok warga masyarakat yang beresiko terkena HIV/AIDS antara lain yang pernah menggunakan narkoba suntik maupun mereka yang menjalani gaya hidup seks bebas.

“Seluruh Puskesmas di Subang sudah bisa melaksanakan pemeriksaan HIV/AIDS dan pihak puskesmas juga rutin 2 bulan sekali melakukan Pemeriksaan darah kepada Para Pekerja Seks Komersil dengan mendatangi lokalisasi” Katanya

Untuk menekan angka penularan HIV/AIDS, dibutuhkan kesadaran dari masyarakat untuk menghentikan kebiasaan buruk seperti sek bebas, hubungan sesama jenis, dan penggunaan narkoba dengan jarum suntik secara bersama-sama

“Mari kita sama-sama hetikan penyebaran Virus mematikan ini, dengan dimulai dari diri kita masing-masing dengan cara hindari seks bebas, Gay, Lasbi, maupun penggunaan narkoba jarum suntik” pungkas dr.Maxi

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini