Beranda Headline Penerapan Protokol Kesehatan di Pondok Pesantren di Apresiasi Oleh Bupati Subang

Penerapan Protokol Kesehatan di Pondok Pesantren di Apresiasi Oleh Bupati Subang

217
0

SUBANG – Bupati Subang, H.Ruhimat merasa gembira karena seluruh pondok pesantren yang ada di wilayah kerjanya sudah melaksanakan protokol kesehatan dalam upaya penanggulangan agar tidak tersebar wabah korona atau Covid-19.

Kegembiraan ini, kata Kepala Bagian Kesra Pemkab.Subang, Iwan Rudiyanto yang dihubungi Rabu (24/6/2020) menjelaskan, setelah Bupati didampingi Asda I H.Asep Nuroni, Kadinkes dr.H. Nunung Suhaeri melakukan road show ke beberapa pesantren yang ada di wilayah Selatan, Tengah dan Pantura.

“Selain bersilatturahmi rombongan pun melihat dari dekat kesiapan Pondok pesantren dalam menghadapi tahun ajaran baru atau penerimaan santri serta pembentukan gugus tugas di tingkat pondok pesantren, “ujarnya.

Bupati sendiri mengaku bangga karena sebelum diberi bantuan ternyata sudah banyak yang melaksanakan adaptasi kebiasaan baru atau AKB. Namun secara teknis AKB ini diperjelas Kepala Dinas Kesehatan karena merupakan istilah yang digunakan untuk memaknai new normal.

“Kita juga sebelumnya memberikan bantuan berupa dana sekira Rp 1 milyar untuk 151 Pondok Pesantren untuk mendukung upaya AKB. Di samping ada bantuan yang diberikan langsung Bupati berupa handsanitizer, sarung tangan, masker kain, masker medis, face shield, sepatu boot, kaca mata, desinfektan, sarung tangan medis dan alat semprot desinfektan, “jelas Kabag.Kesra.

Terkait bantuan dana untuk mendukung protokol kesehatan hanya merupakan stimulant dan besarannya bervariasi tergantung verifikasi dari Forum Pondok Pesantren (FPP) Kabupaten Subang yang direkomendasi oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Subang termasuk Bupati selaku Panglima Santri sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Vovid-19.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah, Cisalak, Kyai Moch.Ridwan Hartiwan mengatakan, kalau pihaknya bersama pimpinan lain jauh sebelumnya telah diberikan sosialisasi kegiatan Pesantren dan Revitalisasi Rumah Ibadah dalam menghadapi New Normal.

“Kita juga dalam pelaksanaannya berpedoman kepada SKB Kemedikbud Kemenag, Kemenkes dan Kemendagri dan Pergub Jawa Barat No.443/Kep-326-Hukham/2020. Bahkan kita jauh sebelumnya telah membuat ribuan masker dan dibagikan secara gratis termasuk digunakan di kalangan sendiri, “katanya.*

 

AHYA NURDIN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini