Beranda Headline Puluhan PSK di Pantura “JANEM” Terjaring Operasi Pekat Polres Subang

Puluhan PSK di Pantura “JANEM” Terjaring Operasi Pekat Polres Subang

687
0

SUBANG – Puluhan wanita malam terjaring razia operasi pekat jajaran Kepolisian Polres Subang di beberapa tempat hiburan dan warung remang-renang sepanjang Jalur Pantura Subang.Selasa dini hari(5/11/2019)

Dilansir dari laman Denewsjabar.com, Operasi pekat yang dipimpin Kasat Shabara Polres Subang, AKP. Kustiawan, dan di ikuti seluruh Anggota Kepolisian Polres Subang berhasil menjaring sebanyak 25 wanita malam yang umumnya para pekerja sek komersil(PSK)

“Sebanyak 25 PSK berhasil kita jaring dalam operasi pekat dan langsung kita giring ke Mapolres Subang untuk dilakukan pembinaan dan pendataan”ujar Kasat Sabara Polres Subang AKP.Kustiawan

Para PSK tersebut kita amankan di beberapa tempat atau lokalisasi termasuk warung remang-remang yang berjajar di sepanjang jalur Pantura

” 25 orang wanita yang umumnya pekerja sek Komresil (PSK) tersebut, diantaranya 6 wanita diamankan di lokalisasi Janem Patokbeusi, perbatasan Pamanukan, dan kita juga amankan satu pasangan yang sedang melakukan hubungan intim,” ujar Kasat Shabara Polres Subang, AKP. Kustiawan.

AKP. Kustiawan menambahkan, operasi pekat ini dalam rangka penindakan pelanggaran tipiring, dengan sasaran miras, prostitusi, premanisme, dalam rangka pencegahan penyakit Masyarakat serta gangguan masyarakat lainnya diwilayah hukum Polres Subang.

Dalam kegiatan operasi pekat semalam, yang sengaja kita fokuskan di lokalisasi tempat prostitusi seperti warung remang-remang terutama di beberapa tempat prostitusi yang digelar Polres ini sengaja menggunakan teknik penyamaran.

” Sebelum menggerebek para wanita malam, sejumlah personel anggota berpakaian preman sengaja diluncurkan dan berpura-pura sebagai lelaki hidung belang”ucapnya

Puluhan wanita malam yang terjaring razia tersebut, akan kita sidangkan dipengadilanndan dilakukan tes kesehatan termasuk test HIV/AIDS dan selanjutnya akan diserahkan ke Dinas Provinsi untuk mendapatkan pembinaan.

Ahya Nurdin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini