Beranda Headline Selama Pemberlakuan Larangan Mudik & PSBB, Polres Subang Mencatat Ada 5.346 Pelanggaran

Selama Pemberlakuan Larangan Mudik & PSBB, Polres Subang Mencatat Ada 5.346 Pelanggaran

256
0

PUSAKAJAYA – Sejak Pemerintah resmi berlakukan larangan Mudik, Polres Subang dalam Operasi Ketupat Lodaya 2020 setiap hari melaksanakan operasi penyekatan Mudik Lebaran.

Penyekatan itu dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Bahkan Rabu malam (13/5/2020) sekitar pukul 23.00 Wib, jajaran Polres Subang yang dipimpin langsung oleh Kapolres Subang AKBP.Teddy Fanani kembali melakukan penyekatan yang dilaksanakan di Jalur Pantura Subang tepatnya di Pos PAM Check Point 02 Sewoharjo atau perbatasan Subang-Indramayu

Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani yang memimpin langsung penyekatan tersebut mengatakan, operasi penyekatan larangan Mudik yang diberlakukan di wilayahnya, bertujuan menekan penyebaran wabah virus Corona ke daerah lain.

“Kita sikapi aturan larangan Mudik ini dengan skema penyekatan akses jalur keluar daerah kabupaten Subang,” ujar Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani yang langsung memimpin kegiatan penyekatan

Menurut Kapolres, Mudik Lebaran berbeda dengan pulang kampung, jika pulang kampung ada persyaratan yang harus dilengkapi, agar bisa lolos dari pemeriksaan petugas.

“Kalau alasan pulang kampung kan harus melihatkan persyaratan,” ungkapnya.

Adapun persyaratan tersebut sesuai SE No 4 tahun 2020 dari Gugus Tugas percepatan penanganan Covid -19 tentang kriteria pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

Pada SE itu kata Kapolres masyarakat yang ingin pulang kampung agar melengkapi diri dengan surat keterangan diri seperti surat PHK atau surat-surat lain dari Desa / Kelurahan serta hasil rapid test yang menunjukan hasil negative dari Puskesmas yang telah ditunjuk oleh Dinas Kesehatan provinsi.

“Kalau tidak membawa persyaratan, tetap kami imbau untuk putar arah, dan kembali ke rumah masing-masing,” ucap Kapolres

Sementara itu, selama pelaksanaan pemberlakuan larangan mudik dan PSBB di Kabupaten Subang, berdasarkan data yang kami himpun ditemukan lebih dari 5.000 pelanggaran

“Dari data 5.346 pelanggaran itu total ada 992 kendaraan yang kita paksa putar balik,” ucap Kapolres Subang.

Mengenai jumlahnya, Kapolres menyebut 
Kendaraan roda 2 yang diputar balik 633 kendaraan, roda empat sebanyak 334 serta roda enam berjumlah 25 kendaraan.

“Dari total itu ada 886 yang kita berikan teguran tertulis pada para pelanggar,” ucapnya.

Ahya Nurdin | Feri Kosasih

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini