Beranda Daerah Stok Air PJT II Mencukupi, Subang Aman Dari Ancaman Kekeringan

Stok Air PJT II Mencukupi, Subang Aman Dari Ancaman Kekeringan

171
0

SUBANG – Meski saat ini di Subang sedang musim kemarau, tetapi menurut Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Subang Asep Herdiyana, tidak menjadi ancaman yang serius terhadap target produksi padi Kabupaten Subang tahun 2020 ini.

Karena berdasarkan hasil koordinasi dengan Perum Jasa Tirta (PJT) II, debit air di Waduk Jatiluhur Purwakarta kata Asep, masih aman untuk mengairi seluruh areal pertanian di Kabupaten Subang, yang dialirkan melalui aliran Sungai Tarum Timur, aman hingga November 2020 mendatang. Meski sebagian areal pertanian di wilayah Kecamatan Pusakajaya, sudah diberlakukan hilir giring.

“Dari hasil pendataan dilapangan, kami pun belun menemukan adanya lahan pertanian yang terancam kekeringan, hingga mengakibatkan tanaman padi fuso. Meski musim kemarau, pasokan air masih dalam kondisi stabil,” terang Asep kepada wartawan di Subang, Kamis (03/8/2020).

Asep menyebutkan, musim kemarau tahun ini, tidak menjadi kendala bagi areal pertanian di lahan tadah hujan. Karena debit air di aliran sungai yang menjadi sumber pengairan lahan tadah hujan di musim kemarau ini, masih bisa dilirkan, dengan menggunakan pompa air.

“Termasuk di lahan pertanian yang tadah hujan, untuk kemarau tahun ini, para petani masih bisa memanfaatkannya, meski harus menggunakan pompa air,” terangnya.

Sehingga sampai akhir Agustus 2020 ini ditegaskan Asep, musim kemarau di Kabupaten Subang, belum menjadi ancaman kekeringan untuk areal pertanian, yang biasanya mengancam 5 ribu hektare lahan pertanian di Subang, sekarang masih bisa diantisipasi dengan pompanisasi dan upaya lainnya.

“Insyaa Allah Subang aman dari ancaman kekeringan, yang melanda areal pertanian,” tegas Asep.

Dengan begitu lanjut Asep, Subang dipastikan akan mengalami surplus 500 ribu ton beras, dari target produksi padi 1,3 juta ton padi kering giling. Sekaligus menempatkan Subang di peringkat ketiga sebagai pemasok beras di Jawa Barat setelah Indramayu dan Karawang, bahkan nasional.

“Untuk tahun ini, Subang didaulat sebagai Kabupaten pemasok beras terbesar di Jawa Bara dan nasional, setlah Indramayu dan Karawang,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini