Kamis, November 26, 2020

Target Beroperasi 2024! Januari 2022 Akses Tol Cipeundeuy – Patimban Mulai Dibangun

SERING DIBACA

Danlanud Suryadarma Letakan Batu Pertma Pembangunan Pura

  SUBANG - Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Djohn Amarul, S. AB., didampingi tokoh umat Hindu Jro Mangku Ida Bagus...

Tragis! Siswa SDN RAJAPOLAH 1 Ciasem Tewas Tertimpa Pagar Tembok Sekolah

SUBANG-Nasib naas menimpa seorang bocah bernama Parhan Pebrian (9), warga Dusun Margatani, Desa Ciasem Baru, Kecamatan Ciasem, Subang, ditemukanntewas...

Miris! Akibat Sek Bebas, Kasus Pernikahan Dini Anak Dibawah Umur Meningkat di Subang

SUBANG - Kasus Pernikahan dini anak dibawah umur di kabupaten Subang selama masa Pandemi Covid-19 tergolong tinggi. Bahkan, setiap...


SUBANG-Kementerian PUPR tengah mempersiapkan pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat.


Jalan tol ini menghubungkan ruas Tol Cipali KM 89+125 hingga ruas Pantai Utara sepanjang 37,5 kilometer.

Pemrakarsa Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban adalah konsorsium PT Jasa Marga dengan kepemilikan 50 persen, PT Surya Semesta Internusa (25 persen), PT Daya Mulia Turangga (10 persen), dan PT Jasa Sarana (10 persen).

Estimasi nilai investasi untuk membangun jalan bebas hambatan ini sebesar Rp 7,5 triliun.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban akan dimulai konstruksinya pada Januari 2022 dan ditargetkan beroperasi pada 2024.

Saat ini, tengah dilakukan pembahasan hasil hasil kajian kelayakan atau feasibility study (FS) yang dilakukan konsorsium.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur mengatakan hasil FS ini telah dipresentasikan kepada Kasubit Pelaksana dan Pengendalian Direktorat Jalan Bebas Hambatan dan Perkotaan Kementerian PUPR Hardy Pangihutan Siahaan.

“Selanjutnya akan dibahas lebih detail mengenai teknis engineering. Meskipun secara teknis sudah tidak ada masalah, namun perlu dirinci lebih mendalam dan komprehensif,” kata Subakti kepada Kompas.com, Kamis (24/9/2020).Demikian halnya dengan kelayakan proyek secara bisnis, menurut Subakti, akan dibahas lebih lanjut dan diharapkan minggu depan tuntas.

Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban ini dirancang untuk meningkatkan aktivitas ekspor yang bersumber dari kawasan industri di sekitar Cikarang-Cibitung-Karawang hingga Cikampek menuju Pelabuhan Patimban.

Selain itu, jalan tol beserta dukungan jalan akses Pantura akan memangkas biaya logistik yang banyak berlokasi di Utara Jawa Barat.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing kawasan industri di Indonesia dalam konteks regional dan internasional.

Sebelumnya, banyak produsen manufaktur/industri yang berlokasi di timur Jakarta mengeluhkan padatnya jalur logistik dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok.

Dengan kehadiran Pelabuhan Patimban, maka diharapkan arus distribusi barang produksi menjadi lebih lancar sehingga dapat menekan biaya transportasi.

 

Sumber: Kompas.com


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Danlanud Suryadarma Letakan Batu Pertma Pembangunan Pura

  SUBANG - Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Djohn Amarul, S. AB., didampingi tokoh umat Hindu Jro Mangku Ida Bagus...

Tragis! Siswa SDN RAJAPOLAH 1 Ciasem Tewas Tertimpa Pagar Tembok Sekolah

SUBANG-Nasib naas menimpa seorang bocah bernama Parhan Pebrian (9), warga Dusun Margatani, Desa Ciasem Baru, Kecamatan Ciasem, Subang, ditemukanntewas mengenaskan akibat tertimpa Tembok Pagar...

Miris! Akibat Sek Bebas, Kasus Pernikahan Dini Anak Dibawah Umur Meningkat di Subang

SUBANG - Kasus Pernikahan dini anak dibawah umur di kabupaten Subang selama masa Pandemi Covid-19 tergolong tinggi. Bahkan, setiap tahun tercatat ada ratusan anak...

Waduh! Tiap Bulan Ratusan Perempuan di Subang Memilih Jadi Janda Muda

  SUBANG -- Kasus perceraian di Kabupaten Subang tergolong cukup tinggi. Yang memprihatinkan, banyak rumah tangga yang mengalami perceraian sebenarnya merupakan rumah tangga yang belum...

Cuci Motor Disaluran Irigasi, Santri Ponpes Al-Munawaroh Purwadadi Tewas Terseret Arus

Subang–Seorang santri Pesantren Al Munawaroh, Aep Saepul Milah, 19 tahun, warga Kampung Parapatan RT. 12/05 Desa Parapatan Kecamatan Purwadadi ditemukan meninggal tenggelam di Saluran...

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU