Beranda Daerah Terima Kasih LAK Galuh Pakuan, Berkat Desa Digital Informasi Makin Mudah Diakses...

Terima Kasih LAK Galuh Pakuan, Berkat Desa Digital Informasi Makin Mudah Diakses Hingga Pelosok Desa

136
0

SUBANG –  Masyarakat Kabupaten Subang, menyambut positif dan antusias, dengan adanya “Desa Digital”, yang akan menjadikan kemandirian dan kedaulatan masyarakat desa.

Sri Mulus Sugiharti warga Kelurahan Sukamelang Subang mengatakan, pemberdayaan yang sudah dilakukan Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, merupakan pekerjaan yang sangat mulia, dalam upaya memberdayakan masyarakat desa.

Sehingga masyarakat desa kedepan kata Sri, tidak lagi tertinggal oleh informasi yang telah dan sedang terjadi di daerah terluar, sekaligus dengan adanya “Desa Digital” ini masyarakat desa bisa melek, mandiri dan berdaulat.

“Apa yang sudah dilakukan Kang Raja Galuh Pakuan, merupakan pekerjaan yang sangat mulia, yang sudah dilakukan Kang Raja, terimakasih Kang Raja, semoga apa yang sudah dilakukanya menjadi kebaikan buat Kang Raja dan Keluarga,” ucap Sri kepada wartawan di Subang, Rabu (2/10/2019).

Menurut Sri, dengan desa digital ini, semua aspek kehidupan di desa dan di kota bisa terjadi adanya transformasi informasi, mulai dari ekonomi, politik, hukum, budaya, sosial dan pendidikan, pertanian, serta kesehatan, bisa lebih mudah didapat.

“Dengan desa digital ini, transformasi informasi dari dalam dan luar bisa dengan mudah kita dapat, kita butuh informasi apa saja, sudah berada di ujung jari,” tegasnya.

Sementara itu Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Raudhatul Uluum Kasomalang Ustadz Atep Abdul Ghofar mengapresiasi pemberdayaan yang dilakukan Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi. Desa digital ini bisa bermanfaat bagi para santri untuk belajar agama, dan belajar litetasi, yang tentunya akan lebih mempermudah para santri dalam belajar agama.

“In Syaa Alloh, desa digital ini akan lebih bermanfaat bagi Pondok Pesantren dan para santrinya, untuk memperdalam ilmu agama, sekaligus akan menjadi media dakwah bagi kami,” kata Ustadz Atep.

Atep juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Raja Galuh Pakuan, yang sudah memprioritaskan Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Uluum yang dipimpinnya itu, sebagai percontohan desa dan Pesantren berbasis digital di Kabupaten Subang.

“Hatur nuhun Kang Raja, semoga apa yang sudah dilakukan Kang Raja, menjadi sebuah kemaslahatan bagi umat, karena tanpa diimbangi dengan ajaran agama, desa digital ini, bisa disalahgunakan ke hal-hal yang negatif, akibat pengaruh globalisasi,” terangnya.

Apresiasi lainnya datang dari Ketua PCNU Kabupaten Subang, Kiai Syatibi. Terkait dengan desa digital yang diinisiasi Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi.

Namun menurut Kiai Syatibi, sisi negatif dari desa digital ini juga sudah diantisifasi oleh Raja Galuh Pakuan salah satunya dengan menggandeng Pondok Pesantren berbasis digital, termasuk mematikan sementara jaringan internet desa digital, untuk masyarakat umum pada pukul 18.00 sampai dengan pukul 20.00 wib.

“Saya salut dan memberikan acungan jempol kepada Kang Raja Galuh, apa yang kita khawatirkan dampak negatif dari desa digital itu, sudah diantisifasi, dengan menggandeng Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Uluum Kasomalang sebagai Ponpes berbasis digital, sekaligus menyesuaikan dengan kearifan lokal, berupa jam malam yang sudah di-Perbup-kan oleh Pemkqb Subang, yakni 2 jam untuk belajar ngaji dan menghapal bagi para pelajar,” singkat Kiai Syatibi.

Desa digital yang diinisiasi oleh Raja LAK Galuh Pakuan, Badan Aksesibilitas Komunikasi dan Telekomunikasi Internet (BAKTI), Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK), PT. Icon Plus dan PT. Adyawinsa, dijadualkan akan dilounching pada 7 Oktober 2019 mendatang, oleh Bupati Subang Ruhimat, yang dihadiri Dirjen APTIKA Kemenkominfo, Direktur BAKTI, Direktur BP2DK, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini