Beranda Headline Tragis! Abang Becak Tewas Digulung Truk Tangki di Jalur Pantura Pamanukan

Tragis! Abang Becak Tewas Digulung Truk Tangki di Jalur Pantura Pamanukan

711
0

PAMANUKAN – Lagi – lagi kecelakaan terjadi di Jalur Pantura Pamanukan. Setelah semalam Pasutri pengendara motor tewas beserta anaknya tergilas Trailer dikawasan Desa Pamanukan Sebrang. Sore ini Kamis (6/2/2020) sekitar pukul 15.30 WIB, kecalakaan kembali terjadi dijalur Pantura arah  Jakarta Cirebon Tepatnya di depan Gerbang SMPN 1 Pamanukan.

Kali ini korbannya seorang pengayuh becak yang tewas seketika setelah digulung mobil Tangki Nopol (B-9360-BFU)

Kanit Lantas Polsek Pamanukan Ipda Geeta mengatakan kecelakaan ini terjadi saat hujan deras mengguyur jalur Pantura Kamis sore (6/2/2020) seorang sengayuh becak yang diketahui bernama Dias (50) tersebut, ketika mengayuh becak tiba-tiba ditabrak dari belakang oleh truk Tangki

” Mobil tangki tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan mendadak nyalip ngambil jalur kiri, pada saat bersamaan di jalur tersebut ada becak sehingga kecelakaanpun tak bisa dihindari” ujarnya

Menurut Geeta, Mobil tangki yang melaju dengan kecepatan tinggi tersebut tak bisa dikendalikan oleh  sang sopir tangki bernama Suprihadi hingga langsung menabrak becak yang sedang dikayuh oleh Dias

” Becak tersebut langsung ringsek, Dias pengayuh becak langsung terpental ketengah jalan hingga tewas seketika di TKP” katanya

Polisi yang datang ke TKP, langsung mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Pamanukan dan mengamankan mobil tangki bersama sopirnya ke Mapolsek Pamanukan

“Korban Bernama Dias tersebut merupakan warga Dusun Kedung Gede Desa Mulyasari Kecamatan Pamanukan Subang”ucapnya

Saat ini kasus kecelakaan yang menimpa pengayuh becak tersebut sudah ditangani oleh Satuan Unit Laka Lantas Polres Subang.

Kepada para pengguna jalan khususnya di jalur Pantura, Kanit lantas Polsek Pamanukan Ipda Geeta menghimbau agar selalu berhati-hati saat berkendara dijalur Pantura apalagi saat ini hujan terus mengguyur wilayah Pantura hingga menyebabkan jalanan licin dan berbahaya bagi pengendara jika tidak berhati-hati

” Dalam kurun waktu kurang dari 12 jam, sudah 4 orang tewas akibat kecelakaan Dijalur Pantura Pamanukan. Maka dari itu saya menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan Dijalur Pantura agar berhati-hati saat berkendara” kata Geeta

Ahya Nurdin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini