Beranda Daerah Waduh! Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Asal Compreng Subang & Temukan 9...

Waduh! Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Asal Compreng Subang & Temukan 9 Butir Peluru

8962
0

 

SUKOHARJO – Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap kembali tiga terduga teroris, salah satu terduga teroris tersebut merupakan warga Subang yang bernama
Syuhada (28), warga Dusun Dukuh Krajan 1 RT 01/RW 01 Desa Kalensari, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang.

Seperti dilansir dari Laman Antaranews.com, Pasukan Densus 88 yang didukung Polres Sukoharjo melakukan penggeledahan di dua tempat berbeda tersebut untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti.

Aksi penggedahan dilakukan oleh Densus 88 pertama di indekos kamar No. 5 Desa Mayang Gatak Sukoharjo yang dihuni terduga teroris Syuhada (28), warga Dusun Dukuh Krajan 1 RT 01/RW 01 Desa Kalensari, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang.

Heru Wiyono (50) —Ketua RT 1 RW 2 Desa Mayang Kecamatan Gatak Kabupaten Sukoharjo—diminta oleh polisi untuk dijadikan saksi saat penggeledahan di indekos Desa Mayang Kecamatan Gatak Sukoharjo yang dihuni Syuhada warga Subang.

Menurut Heru, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain, sebuah ponsel merek Nokia warna hitam dan botol vitamin berisi 9 butir peluru.

Barang bukti tersebut setelah didata oleh petugas dan diperlihatkan oleh saksi, langsung dibungkus untuk dibawa masuk mobil.

Sebelumnya, Densus 88 melakukan penangkapan terhadap terduga teroris di indekos, Jalan Mangesti, Gang Nakula RT 1/2 Desa Mayang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, kemudian di Jalan Tegal Permai, Gang Buntu, Dusun Tegalrejo RT 3/5, Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo.

Densus lantas menggeledah indekos Jalan Tegal Permai, Gang Buntu, Dusun Tegalrejo RT 3/5, Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo yang dihuni terduga teroris Abdul Karim (31), warga Kampung Turi RT 4/RW 6 Kelurahan Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, dan Jaelani (36), warga RT 2 RW 6 Kelurahan Kluwut Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes Jateng.

Menurut Sri Widodo (51)—Ketua RT 3 Desa Purbayan Baki Sukoharjo—yang dijadikan saksi saat penggeledahan mengatakan bahwa polisi meminta kepadanya untuk menyaksikan saat penggeledahan di indekos yang dihuni oleh Abdul Karim dan Jaelani

Pada penggeledahan indekos yang dihuni Abdul Karim, ditemukan note phone warna hitam merek Asher, buku catatan warna, dan sebuah pisau.

Polisi di kamar nomor 2 menemukan sebilah pedang, dua ponsel merek Nokia warna biru dan merek Polytron warna putih, dan tiga catatan gambaran rangkaian elektronik.

Polisi setelah melakukan penggeledahan dengan membawa sejumlah barang bukti tersebut, langsung meninggalkan lokasi.

 

Ahya Nurdin | Foto : Ist

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini