Beranda Daerah Waduh! Praktek LGBT Marak Terjadi Dikalangan Buruh Pabrik Dikawasan Industri Cipeundeuy

Waduh! Praktek LGBT Marak Terjadi Dikalangan Buruh Pabrik Dikawasan Industri Cipeundeuy

896
0

SUBANG, Resah dengan keberadaan kelompok Lesbian, Gay, Biseks dan Transgender (LGBT) di kalangan buruh pabrik, Pemdes Wantilan bersama Puluhan warga Masyarakat, Aktivis, dan Organisasi Laskar Pembela Islam, Jumat pagi (13/9/2019). Mendatangi sejumlah pabrik guna memasang spanduk himbauan penolakan terhadap praktek menyimpang yang dilarang dalam Ajaran Islam tersebut.

Ketua Laskar Pembela Islam Ustadz Dede Ahmad Mengungkapkan bahwa praktek LGBT dikalangan buruh Pabrik di Kawasan Industri Cipeundeuy sudah sangat memperihatinkan

“Keberadaan kelompok LGBT di Desa Wantilan sudah betul-betul meresahkan.
Tidak hanya sepasang atau pun dua pasang, sudah banyak kami temukan di setiap pabrik di wilayah Desa Wantilan, dan Ini betul-betul sangat meresahkan warga” ungkapnya

Jumat pagi ini, kami mendatangi sejumlah pabrik, tempat kost para buruh Mereka memasang spanduk pernyataan penolakan terhadap LGBT yang dianggap telah meresahkan warga Wantilan khususnya.

“Kami dari organisasi pemuda, ormas islam, dan Pemdes Wantilan membawa beberapa spanduk untuk dipasang di setiap gerbang utama pabrik, ditujukan sebagai pengingat untuk para buruh pabrik agar tidak terjerumus LGBT”tandasnya

Dede Ahmad, juga menyatakan bahwa, . Gerakan ini juga merupakan gerakan penolakan dari masyarakat terhadap praktek LGBT diwilayah Cipeundeuy

“Kita dengan tegas menolak dan mengutuk praktek LGBT diwilayah Cipeundeuy yang banyak di lakukan oleh buruh pabrik” tegasnya

Secara bersamaan, Kades Wantilan, Komarudin S.P.d, menyatakan bahwa pemasangan Spanduk ini, adalah menindak lanjuti laporan warga masyarakat Desa Wantilan yang memang merasa resah adanya Komunitas LGBT di Wilayah Desa Wantilan.

“Kita gelar pemasangan Spanduk ini, menindak lanjuti, warga masyarakat Desa Wantilan yang sudah mulai resah dengan adanya LGBT di wilayah atau perusahaan-perusahaan di wilayah Desa Wantilan, di karenakan LGBT tersebut penyakit yang memang sangat membahayakan dan bisa membawa pengaruh buruk terhadap desa kami” tuturnya

Pemasangan Spanduk tolak komunitas LGBT di pasang di perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Desa Wantilan, diantaranya, PT. SUAI, PT. DOONGYANG, PT. Anugrah Maju Bersama (AMB)/ Kecap Bango, PT. HYUNDONG, PT. JJSM, PT. SURYA TATA ALAM, PT. Kondobo Textindo, PT. PISON ELEKTRINDO, PT. SEYOUNG INDUSTRI, PT. SYSTECH INDONESIA, PT. SH Cibeureum Wantilan, PT. DUASATU MITRA SEJAHTERA (DMS), dan PT. GEMILANG, juga di salah satu Sekolah SMA N 1 CIPEUNDEUY Subang.

Ahya Nurdin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini