Beranda Daerah Wagub Jabar Hadiri Milad ke IX Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Uluum Subang

Wagub Jabar Hadiri Milad ke IX Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Uluum Subang

450
0
Wagub Jabar KH. UU Ruzhanul Uluum, Hadiri Milad ke IX Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Uluum

SUBANG – Wakil Gubernur Jawa Barat Hadiri Milad ke IX Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Uluum. Wakil Gubernur KH.Uud Ruzhanul Uluum, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi pada Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Uluum yang telah sukses membimbing para santri untuk menyelesaikan program pendidikan di Ponpes tersebut.

“Saya berharap kepada para santri untuk dapat memanfaatkan ilmu yang diperolehnya selama di Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Uluum ini dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Dan berharap di Milad ke IX Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Uluum ini,dapat melahirkan alumni yang kompetitif sehingga mampu berkompetisi di era globalisasi.” ujar Uu Kepada Patimbannews.com, Minggu(30/8/2020)

Dalam kesempatan yang sama, UU Ruzhanul Uluum menyampaikan, keberadaan Pesantren Al-Ikhlas Raudhatul Uluum yang terletak di Kampung Cijere Hilir Desa Tenjolaya Kec.Kasomalang, sangat  relevan dalam upaya mewujudkan dan meningkatkan kualitas tatanan kehidupan masyarakat yang beriman dan bertaqwa. Serta menjadikan Kabupaten Subang sebagai kabupaten yang religius dan berbudaya.

“Atas nama pemerintah daerah, kami berharap semoga Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Uluum betul-betul dapat menjadi ikon Kabupaten Subang dalam mencetak ulama dan senantiasa memperlihatkan kemajuan dalam dinamika pendidikan ke Islaman di Kabupaten Subang” pinta Wagub

Sementara itu, Pimpinan pondok pesantren Al-Iklas Raudhatul Uluum, Kyai Atep Abdul Ghofar mengatakan, sejak berdiri tahun 2011 lalu, Ponpes ini didirikan bertujuan untuk menyiapkan generasi-generasi muda untuk membangun bangsa dan negara.

“Dengan demikian, para santri selain belajar agama juga wajib mendalami ilmu pengetahuan umum. Berbekal pengetahuan umum, para santri dapat memilah dan memilih mana informasi yang benar serta informasi yang diplesetkan. Para santri harus menegakkan kebenaran dan melawan kebohongan,” kata Atep di hadapan ribuan santri dan undangan

Atep menjelaskan, para santri di Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Uluum tidak hanya diajari ilmu agama, pengetahuan umum, namun diajari juga Teknologi informasi, seiring dengan dibangunnya BLK Komunitas Pesantren Berbasis Digital,

“Dengan memiliki ilmu pengetahuan umum, baik ketatanegaraan, ekonomi, maupun kebudayaan, maka para santri ke depan diharapkan dapat memberikan solusi terhadap persoalan masyarakat saat ini,” katanya.

Harus diakui, lanjut Atep, para santri saat ini menghadapi tantangan lebih berat, karena selain mempelajari ilmu agama, juga harus mempelajari ilmu pengetahuan umum dan teknologi informasi.

“Untuk menyikapi era digital di zaman now, maka harus menguasai ilmu digital,” katanya.

Menurut dia, KH Hasyim Ashari, memimpin perjuangan para santri melawan penjajah Belanda.

“Sejarah mencatat peran sentral santri yakni turut berkontribusi melawan dan mengusir penjajah dari tanah air yang kita cintai ini,” pungkasnya

Dalam milad ke IX tahun 2020, sekaligus Peringatan Tahun baru Islam 1442 H diselenggarakan selama 2 hari dan dimeriahkan dengan serangkaian acara, seperti Donor Darah, Rukyah massal, Tabligh Akbar, Pentas Seni Santri, Festival Hadroh, Santunan anak Yatim, Bazar

Selain dihadiri Wakil Gubernur Jabar, Milad Ponpes Al-Ikhlas Raudhatul Uluum juga dihadiri oleh sejumlah Pimpinan Pondok Pesantren di Subang dan sejumlah pejabat Kemenag Subang, Serta Ratusan santri dan masyarakat setempat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini