Senin, April 19, 2021

Inilah! 9 Daerah Yang Akan Dimekarkan di Jawa Barat, Subang Utara Salah Satunya

SERING DIBACA

Serikat Nelayan NU Kerjasama Loka PSPL Serang Kembangkan Potensi Mangrove dan Garam di Jawa Barat

  DEPOK - Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Jawa Barat Bekerjasama dengan Loka PSPL Serang Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam...

Polsek Subang Himbau Warga Tidak Berkerumun Pada Pendataan Banpres Di Bank BNI Subang.

Subang - Pendataan  Banpres di Bank BNI Subang Timbulkan kerumanan yang tidak terhindarkan Hal ini tentu menjadi sorotan publik dimana...

Ramadhan Berkah! IJTI Korda Purwasuka Gandeng Karang Taruna Bagi-bagi Takjil Kepada Pengguna Jalan

  Purwakarta, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Purwasuka menggandeng Karang Taruna Unit Dusun 2 Desa Cibeber Kecamatan Kiarapedes Kabupaten...

 

SUBANG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menerima audiensi dari sejumlah perwakilan wilayah di Jawa Barat yang ingin daerahnya dimekarkan.

Dalam pertemuan yang diadakan di Gedung Sate, Kota Bandung, Salasa 4 November 2020 kemarin itu, perwakilan wilayah yang termasuk dalam Forum Koordinasi Desain Penataan Daerah (Forkodetada) Jabar dan Forum Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) meminta Pemprov untuk menyampaikan keinginannya soal pemekaran wilayahnya ke pemerintah pusat.

Adapun sedikitnya 10 daerah yang meminta untuk dibentuk daerah otonomi baru (DOB). Kesembilan daerah tersebut antara lain

Kota Lembang, Kabupaten Cikampek, Kabupaten Bandung Timur, Kabupaten Garut Utara, Kabupaten Indramayu Barat, Kabupaten Subang Utara, Kabupaten Bekasi Utara,. Kabupaten Cianjur Selatan, dan Kabupaten Cirebon Timur.

Sembilan daerah tersebut melengkapi tiga daerah yang sebelumnya siap untuk dimekarkan yakni Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Garut Selatan, dan Kabupaten Sukabumi Utara.

Menurut Wakil Gubernur Jawa barat, Uu Ruzhanul Ululm dengan jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa dan luas wilayah 35.377,76 km², pengajuan pemekaran wilayah bukan hal baru di Jabar. Keinginan masyarakat akan hadirnya CDOB ini pun harus terus dijembatani ke pemerintah pusat.

“Dibanding dengan provinsi lain, Jawa Barat yang punya penduduk sekitar 50 juta ini sudah hampir memenuhi syarat kalau dari jumlah penduduk ada beberapa daerah yang dimekarkan. Selain daerah yang sudah digembar-gembor sejak awal,” kata dia saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Rabu 4 Oktober 2020.

Uu menambahkan, tujuan pemekaran wilayah yakni guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, mempercepat pembangunan daerah, serta menunjang pemerataan anggaran ke daerah. Ia pun berharap pemerintah pusat bisa menerima aspirasi masyarakat Jabar yang telah lama diajukan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat termasuk janji gubernur, (yakni-red) peningkatan pelayanan dan meratanya pembangunan, termasuk meratanya kue kebijakan pemerintah pusat terhadap Jawa Barat maka punya visi untuk memekarkan wilayah,” ungkap Uu.

Untuk itu, ia berharap audiensi kali ini mendorong kembali pentingnya pemekaran wilayah di Jabar. Saat ini, Jabar memiliki 27 kabupaten/kota meliputi 18 kabupaten, 9 kota, 627 kecamatan, 645 kelurahan, dan 5.312 desa.

“Mudah-mudahan dengan audiensi ini para pemegang kebijakan mendengar kembali keinginan masyarakat Jabar. Ini bukan hanya keinginan satu-dua orang, satu-dua kelompok, atau satu-dua daerah, tetapi ini keinginan bersama masyarakat,” tambahnya.***

 

Sumber : PRFMNews.Pikiran-rakyat.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU