Selasa, Mei 11, 2021

Kapal Roro Mulai Bersandar di Pelabuhan Internasional Patimban, Layani Akses Ke Lampung, Pontianak & Banjarmasin

SERING DIBACA

Tak Pandang Bulu Pengendara Moge Diputar Balik Di Pospam Tangkuban Perahu

Subang - Pos penyekatan Tangkuban Parahu  semakin memperketat penjagaan di perbatasan antara Kabupaten Subang dan Kabupaten Bandung Barat . Satu...

Jas Merah Bang Ara Disambut Gembira di Dapil SMS

SUBANG- Jelang Hari Raya Idul Fitri, Anggota DPR RI 3 Periode di Dapil SMS (Subang, Majalengka, Sumedang) Maruarar Sirait...

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tergeletak Dikolong Flyover Pamanukan

SUBANG - Sesosok mayat erempuan tanpa identitas ditemukan di kolong Flyover Pamanukan. Mayat perempuan tersebut ditemukan tergeletak tak bernyawa...

SUBANG – Kementerian Perhubungan terus berupaya meningkatkan kunjungan kapal di Pelabuhan Patimban, Subang. Terkait hal itu, kapal roll on-roll off atau roro pun mulai sandar di Patimban.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub R. Agus H. Purnomo mengatakan Pelabuhan Patimban ini terus diupayakan agar semakin lama semakin hidup supaya ekonomi juga bertambah dan bertumbuh dengan lebih cepat.

“Ini mulai dengan kapal Roro, Pelindo III nanti dengan anak perusahaannya juga agresif mencari kargo yang lain. Harapannya nanti ini keberlanjutan untuk jalan,” kata Agus di Pelabuhan Patimban, Minggu (10/1/2021), dikutif dari laman Bisnis.com

Lebih lanjut, Agus menuturkan Pelindo III akan mengatur aspek ekonomi dan hal lainnya sebagai operator sementara pelabuhan tersebut.

Dalam pengadaaan SDM pun, terangnya, Pelindo III memprioritaskan tenaga lokal, sepanjang kelayakan terhadap kinerja dan kemampuannya sesuai.

“Ini juga sudah ada 3 destinasi, Patimban ke panjang, Patimban ke Pontianak, Patimban ke Banjarmasin. Tidak menutup kemungkinan kalau kargonya meningkat dari operator yang lain karena ini baru ASDP,” urainya.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan penetapan lintas Patimban – Panjang bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan beban jalan akibat volume kendaraan yang besar serta dimensi dan volume muatan kendaraan yang menyalahi ketentuan overdimension overload (ODOL) serta mengurangi tingkat polusi udara dari emisi gas buang angkutan jalan.

“Hal ini juga untuk memperlancar distribusi logistik dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatra dan sekitarnya karena Pelabuhan Patimban memiliki peran strategis dalam pertumbuhan perekonomian di wilayah Jawa Barat juga secara nasional,” jelasnya.

Dalam pelayaran perdana ini, Budi berharap operator pelabuhan memberikan pelayanan prima dengan menjaga ketepatan jadwal keberangkatan dan sandar kapal serta kecepatan pelayaran untuk menumbuhkan permintaan angkutan.

“Dengan kehadiran lintas penyeberangan Patimban- Panjang semoga dapat mendorong pertumbuhan dan pelayanan sektor lainnya seperti industri dan perdagangan di wilayah Provinsi Jawa Barat, Lampung dan sekitarnya serta memberikan multiplier effect pada perekonomian di Jawa Barat dan Lampung,” katanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU