Kecewa Ke Gubernur Jabar, Ratusan Warga Pamanukan Blokir Jalan Provinsi

0
237
Foto : Warga Blokir Jalur Provinsi di Wilayah Pamanukan Subang, akibat kerusakan jalan tersebut tak kunjung diperbaiki / Foto : AHYA NURDIN / CIPTA TV

 

SUBANG – Ratusan masyarakat kecamatan Pamanukan yang tergabung dari berbagai elemen gelar aksi unjuk rasa dengan memblokir jalan provinsi yang tepat nya dijalan Ion Martasasmita, Desa Rancasari, Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang JawaBarat. Sabtu, (18/12/2021).

Aksi tersebut merupakan ekspresi kekecewaan masyarakat pamanukan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atas kelalaian Pemprov dalam menangani jalan rusak diwilayah tersebut.

Asep Maulana selaku tokoh masyarakat mengatakan pihaknya sudah lama menunggu tindakan perbaikan jalan provinsi yang ada diwilayah kecamatan Pamanukan.

“Kami masyarakat Pamanukan dalam aksi ini mempertanyakan seputar jalan provinsi yang ada diwilayah pamanukan khususnya yang berada di Desa Rancasari dan Desa Lengkongjaya, kami sudah sangat lama sekali menunggu tindakan perbaikan jalan tersebut,” kata Asep.

Asep juga menegaskan bahwa akan ada aksi lanjutan jika pihak yang terkait tidak merespon.

“Kami tunggu 3×24 jam jika pihak terkait tidak merespon, maka kami akan mengadakan aksi lebih besar dan memblokir jalan dengan waktu yang lebih lama,” tegasnya.

Diwaktu yang sama, Hasanuddin Masawi, S.Pd Kepala Desa Mulyasari yang turut dalam aksi tersebut menegaskan bahwa dirinya mendukung aksi ini untuk mendorong pihak terkait untuk memperhatikan jalan provinsi yang ada diwilayah kecamatan Pamanukan.

“Saya mewakili para Kepala Desa sekecamatan Pamanukan mendukung penuh aksi masyarakat ini, saya harap Gubernur Jabar segera memperbaiki jalan tersebut, apalagi sekarang musim hujan, karena ketika hujan jalan ini sudah tidak terlihat seperti jalan, melainkan seperti kolam,” ucap Hasanuddin

Senada dengan Kepala Desa Mulyasari, Ketua Umum HMI Komisariat STIE Miftahul Huda dan Ketua PMII Komisariat STIE Miftahul Huda Subang mengharapkan Gubernur Jabar segera memperbaiki jalan tersebut.

“Jalan ini merupakan jalan yang dilalui oleh kendaraan mobil besar yang bolak-balik ke pelabuhan patimban yang juga merupakan pelabuhan internasional,” katanya

Sementara itu Suhendi pengendara yang kebetulan lewat dan terjebak macet karena aksi blokade jalan ini mengatakan bahwa dirinya mengapresiasi dan berterimakasih kepada masyarakat yang telah mewakili suara para pengendara.

“Yaa bagus, saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang turun dengan aksi ini, karena kami juga setiap hari nya menggunakan jalan ini, mobil kridit uing ngagasruk euy (mobil saya nyangkut),” katanya.

Ahya Nurdin | Patimbannews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here