Kematian Akibat Covid-19 Meningkat! Dinkes Subang Akan Beri Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Covid-19

0
356
Pemakaman dengan protokol kesehatan Covid-19 di Pemakaman Umum Dusun Krajan Desa Sukasari Kecamatan Sukasari Subang

SUBANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang akan memberikan pelatihan pemulasaraan jenazah Covid-19. Hal ini dilakukan mengantisipasi warga yang positif Covid-19 meninggal dunia di rumah.

Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi mengatakan, meningkatnya kasus Covid-19 membuat dinasnya akan beri pelatihan pemulasaraan jenazah Covid-19 kepada dua orang per kecamatan di Kabupaten Subang.

Hal ini, lanjutnya, mengantisipasi adanya warga yang positif Covid-19 meninggal dunia di rumah atau di luar rumah sakit. Sebab, ada yang isolasi mandiri, pada sore harinya malah meninggal dunia.

Selain itu, tambahnya, mengantisipasi warga positif Covid-19 yang tidak dapat tempat perawatan, sehingga meninggal dunia di jalan. “Hal ini yang kami antisipasi,” ujarnya, Kamis (1/7/2021).

Sebab, kata dia, warga yang positif Covid-19 meninggal dunia di luar rumah sakit, sangat bahaya, berpotensi menularkan Covid-19 kepada yang melakukan pemulasaraan jenazah.

“Dalam waktu dekat atau mungkin minggu depan akan melakukan pelatihan pemulasaran jenazah minimal dua orang per kecamatan,” ucapnya.

Pelatihan tersebut, harapannya, petugas tahu dan bisa melakukan pemulasaran jenazah dengan standar protokol kesehatan Covid-19. “Yang tentunya (petugas itu) ada honornya,” ucapnya.

Makanya, Dinkes Subang saat ini tengah mengkaji insentif petugas pemulasaran jenazah yang proporsional sesuai standar anggaran biaya di pemda, agar tidak ada masalah bila diperiksa BPK.

Ia menyebutkan untuk pasien Covid-19 meninggal dunia di luar hari ini sudah mencapai 325 orang dari awal ada kasus Covid-19. Saat ini, sehari rata-rata 10 orang meninggal di RSUD Subang.

“Belum lagi yang meninggal di luar rumah sakit yang tak terdeksi oleh satgas penyebab kematiannya, mungkin lebih banyak ketimbang yang meninggal di RSUD. Karena hampir setiap hari banyak warga desa yang meninggal dunia” pungkasnya

AHYA NURDIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here