Keren! Museum Wisma Karya Subang Punya Koleksi Golok Terpanjang di Dunia

0
106
Foto. : Golok Barlen Sepanjang 13 meter menjadi koleksi terbaru Museum Wisma Karya Subang

SUBANG – Museum Wisma Karya Subang mendapatkan koleksi baru yakni Golok Barlen. Golok Barlen merupakan golok terpanjang di dunia dan pernah tercatat di Museum Rekor Indonesia(MURI) Pada tahun 2019.

Golok Barlen yang awalnya tersimpan di depan Kantor Desa Tanjungsiang, hari ini berbarengan dengan Hari Pahlawan 10 Nopember 2021, Golok terpanjang di dunia ini diserahkan ke Museum Wisma Karya Subang

Taufik Hidayat, salah seorang inisiator pembuat Golok Barlen terpanjang di dunia, mengaku Golok Barlen dengan panjang 13 meter tersebut di buat secara gotong royong oleh masyarakat dan pengrajin golok di kampung Cibeureum desa Tanjungsiang

” Golok Barlen yang terpanjang di dunia ini dibuat dari besi bekas jembatan peninggalan penjajah Belanda yang umurnya sudah ratusan tahun dan dikerjakan dalam waktu 5 hari” ujar Taufik Hidayat

Dikatakan Taufik, Golok Barlen yang kita serahkan ke Museum Wisma Karya Subang pernah tercatat di rekor Muri sebagai golok terpanjang di dunia

“Berkat gotong royong pengrajin golok Barlen di Kampung Cibeurem Desa Tanjungsiang mampu membuat golok terpanjang di dunia dengan panjang 13 meter dan telah tercatat di Museum Rekor Indonesia pada 2019 lalu” katanya

Golok Barlen terpanjang di dunia, Hari ini bertepatan dengan hari Pahlawan 10 Nopember 2021 kita serahkan ke Museum Wisma Karya sebagai tambahan koleksi museum

“Semoga Keberadaan golok Barlen di Wisma Karya bisa menginspirasi generasi muda Subang untuk berkarya melestarikan budaya para leluhur agar tidak punah” ucapnya

” Golok Barlen juga merupakan benda bersejarah, sebab dulu para pejuang Subang melawan penjajah Belanda juga menggunakan golok Barlen” imbuhnya

Sementara itu, Bupati Subang Ruhimat mengapresiasi warga Desa Tanjungsiang yang telah bergoyong royong membuat golok barlen terpanjang di dunia.

” Gotong royong warga Tanjungsiang dalam membuat sebuah karya budaya patut ditiru oleh warga lainnya untuk membuat maha karya budaya para leluhur agar tidak punah” ucap Ruhimat

Menurutnya, kehadiran golok barlen menambah konten museum Wisma Karya Subang. “Karena memperkaya hasanah hasil karya orang Subang dan mudah-mudahan kedepan karya-karya generasi muda Subang yang menakjubkan bisa kembali bisa mengisi Museum Wisma Karya,” pungkasnya

AHYA NURDIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here