Minggu, April 18, 2021

Keren! Pelabuhan Patimban Akan Disulap Seperti Kota Yokohama Jepang

SERING DIBACA

Blusukan Ke Pasar Malam Kapolsek Subang Himbau Patuhi Prokes Covid 19

  Subang -Kapolsek Subang Kompol Yayah Rokayah beserta jajaran melaksanakan Kegiatan Edukasi tentang wajib menggunakan Masker, Cuci Tangan menggunakan Sabun,...

Ciptakan Kamtibmas Jajaran Polres Subang Gelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan( KRYD)

  Subang - Berdasarkan arahan dari Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto Jajaran Polres Subang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan...

Polres Subang Gelar  Bakti Sosial Ops Keselamatan Berkendara Lodaya 2021.

  Subang-Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto turun langsung pimpin kegiatan Bakti Sosial Keselamatan Pengendara ops Lodaya 2021 di Pos...

Jakarta – Pelabuhan Patimban yang berlokasi di Subang, Jawa Barat digadang-gadang akan menjadi pelabuhan terbesar di Indonesia. Pelabuhan ini juga dipercaya akan menjadi kekuatan ekonomi baru bagi Indonesia.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, proyek Pelabuhan Patimban akan menimbulkan metropolitan baru. Ada sederet pengembangan kota yang mengelilingi pelabuhan yang diberi nama Rebana.

“Berita baiknya nanti di acara West Java Investment Summit di bulan depan kita akan launching 3 kota. Kota futuristik dengan 1 juta orang mengelilingi Patimban,” katanya dalam acara MarkPlus Government Roundtable Series 2: Pemulihan Ekonomi di Jawa Barat, Kamis (22/10/2020).

Kang Emil menegaskan, pembangunan Pelabuhan Patimban akan sering dengan tumbuhnya kota-kota baru yang mengadopsi industri 4.0. Sebab dirinya tak ingin Pelabuhan Patimban seperti Tanjung Priok yang tidak membawa perubahan kota-kota di sekitarnya.

“Karena kami tidak ingin seperti Tanjung Priok, pelabuhannya berfungsi, tapi sekitarnya tidak. Kita ingin seperti Yokohama, seperti kota pelabuhan modern,” tuturnya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil menjelaskan di dalam Rebana akan muncul 10 kota baru. Dari pengembangan kota baru itu menurut perhitungan Pemprov Jabar bisa membuka 5 juta lapangan pekerjaan baru selama 15 tahun.

“Pergerakan ini akan menumbuhkan tambahan 2% sampai 4% pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat yang ujungnya akan menambah pertumbuhan ekonomi kepada nasional,” tambahnya.

Dari kota baru itu Ridwan Kamil juga menyatakan sudah banyak investor yang antre. Dia mencontohkan ada investor Jepang yang tertarik masuk ke Patimban City.

Kemudian ada investor Tiongkok yang kepincut dengan kawasan Aeropolis di Kertajadi. Lalu ada investor Taiwan yang minat dengan dengan kota industri baru di daerah Indramayu. Terakhir ada investor dari Timur Tengah tertarik dengan lahan milik RNI di Jabar untuk didesain sebagai kota baru berbasis industri halal.

“Bulan November satu kota baru yang sudah siap itu kota Rebana Surya Cipta di KM 89 akan di-groundbreaking juga,” ucapnya.

Sumber: detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Blusukan Ke Pasar Malam Kapolsek Subang Himbau Patuhi Prokes Covid 19

  Subang -Kapolsek Subang Kompol Yayah Rokayah beserta jajaran melaksanakan Kegiatan Edukasi tentang wajib menggunakan Masker, Cuci Tangan menggunakan Sabun,...

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU