Kamis, Januari 28, 2021

Keren! Pelabuhan Patimban Akan Disulap Seperti Kota Yokohama Jepang

SERING DIBACA

Bupati Subang Turun Gunung Ke Pantura, Salurkan Bantuan Alsintan Kepada Petani Blanakan

SUBANG - Bupati Subang membuktikan janjinya akan turun gunung ke wilayah Pantura untuk menggali dan mengembangkan potensi Sumber Daya...

Keren! Kodim 0605/ Subang Miliki Gedung Baru Yang Sangat Megah

SUBANG - Kodim 0605/Subang saat ini telah memiliki gedung baru berlantai dua yang sangat megah dan mewah. Gedung yang...

Luar Biasa! Tahun Ini, Kodim 0605/Subang Akan Bangun Koramil di Kecamatan Sukasari

SUBANG - Tahun 2021, Kodim 0605/Subang, dalam waktu dekat akan memiliki 3 tambahan Markas Komando Rayon Militer (Koramil) di...

Jakarta – Pelabuhan Patimban yang berlokasi di Subang, Jawa Barat digadang-gadang akan menjadi pelabuhan terbesar di Indonesia. Pelabuhan ini juga dipercaya akan menjadi kekuatan ekonomi baru bagi Indonesia.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, proyek Pelabuhan Patimban akan menimbulkan metropolitan baru. Ada sederet pengembangan kota yang mengelilingi pelabuhan yang diberi nama Rebana.

“Berita baiknya nanti di acara West Java Investment Summit di bulan depan kita akan launching 3 kota. Kota futuristik dengan 1 juta orang mengelilingi Patimban,” katanya dalam acara MarkPlus Government Roundtable Series 2: Pemulihan Ekonomi di Jawa Barat, Kamis (22/10/2020).

Kang Emil menegaskan, pembangunan Pelabuhan Patimban akan sering dengan tumbuhnya kota-kota baru yang mengadopsi industri 4.0. Sebab dirinya tak ingin Pelabuhan Patimban seperti Tanjung Priok yang tidak membawa perubahan kota-kota di sekitarnya.

“Karena kami tidak ingin seperti Tanjung Priok, pelabuhannya berfungsi, tapi sekitarnya tidak. Kita ingin seperti Yokohama, seperti kota pelabuhan modern,” tuturnya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil menjelaskan di dalam Rebana akan muncul 10 kota baru. Dari pengembangan kota baru itu menurut perhitungan Pemprov Jabar bisa membuka 5 juta lapangan pekerjaan baru selama 15 tahun.

“Pergerakan ini akan menumbuhkan tambahan 2% sampai 4% pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat yang ujungnya akan menambah pertumbuhan ekonomi kepada nasional,” tambahnya.

Dari kota baru itu Ridwan Kamil juga menyatakan sudah banyak investor yang antre. Dia mencontohkan ada investor Jepang yang tertarik masuk ke Patimban City.

Kemudian ada investor Tiongkok yang kepincut dengan kawasan Aeropolis di Kertajadi. Lalu ada investor Taiwan yang minat dengan dengan kota industri baru di daerah Indramayu. Terakhir ada investor dari Timur Tengah tertarik dengan lahan milik RNI di Jabar untuk didesain sebagai kota baru berbasis industri halal.

“Bulan November satu kota baru yang sudah siap itu kota Rebana Surya Cipta di KM 89 akan di-groundbreaking juga,” ucapnya.

Sumber: detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU