Muncul Klaster Hajatan di Desa Kihiyang Binong, Satgas Covid-19 Subang Akan Tinjau Ulang Izin Hajatan

0
2295
Puluhan Warga Desa Kihiyang Kecamatan Binong Positif Terpapar Covid-19, Satgas Covid-19 Subang Lakukan Swab Antigen Kepada Warga Kihiyang, yang bertempat di Kantor Desa Kihiyang Kecamatan Binong

 

SUBANG – Musim hajatan pasca lebaran, ternyata membawa dampak buruk bagi penyebaran Covid 19. Seperti halnya terjadi di Desa Kihiyang Kecamatan Binong. Diduga mengabaikan protokol kesehatan, puluhan warga Kihiyang terpapar Covid-19, bahkan dua orang diantaranya meninggal dunia, hari ini Kamis (9/6/2021)

Berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi, membenarkan adanya puluhan warga Desa Kihiyang terpapar Covid-19

” Iya…benar, dua hari lalu jumlah warga Kihiyang yang terpapar berjumlah 36 orang, namun hari ini bertambah lagi 2 orang dan meninggal 2 orang” ujar dr. Maxi

Menurut Maxi, banyaknya warga Kihiyang yang terpapar Covid-19, berasal dari klaster hajatan yang digelar selama bulan Syawal ini

” Puluhan warga yang terpapar mengaku sudah melaksanakan hajatan dan menghadiri hajatan, puluhan warga tersebut tak bisa menjaga jarak dan menghindari krumunan selama dilokasi hajatan” kata dr. Maxi

” Warga tersebut ikut arak-arakan, joget, saweran, saling bersentuhan tangan atau salaman dengan pemilik hajat maupun tamu undangan dan tak menghindari krumunan” imbuhnya

Untuk menekan semakin meningkatnya kasus Covid-19 di Desa Kihiyang, hari ini Satgas Covid-19 melakukan tracing dan Swab Antigen yang di gelar di Kantor Desa Kihiyang

” Hari ini warga yang pernah melaksanakan hajatan kita lakukan Swab Antigen, untuk memastikan terpapar atau tidak” ucapnya

Menyikapi Klaster hajatan yang terjadi di Desa Kihiyang Kecamatan Binong, Pihak Satgas Covid-19 bersama Forkopimda, Kamis (10/6/2021) akan menggelar Rakor guna meninjau ulang ijin hajatan dan menyikapi lonjakan kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Subang pasca lebaran ini.

” Besok kita akan gelar rakor, untuk mengambil langkah-langkah penanganan kasus Covid-19 yang meningkat signifikan, termasuk meninjau ulang terkait izin hajatan dan keramaian” ungkap Maxi

Maxi berharap, warga Kabupaten Subang tidak mengabaikan protokol kesehatan dan tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan

” Untuk pemilik hajat dan tamu undangan, Kita minta untuk hindari bersalaman, krumunan dan jaga jarak saat melaksanakan hajatan terutama kalau ada hiburan seperti arak-arakan dan organ tunggal diharapkan untuk tidak joget atau nyawer” pungkasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here