Beranda Daerah Ratusan Peserta Antusias Ikuti Seminar Nasional “Pandu Digital Membangun Desa”

Ratusan Peserta Antusias Ikuti Seminar Nasional “Pandu Digital Membangun Desa”

154
0

SUBANG – Seminar Nasional dan Workshop sehari tentang Penguatan Pandu Digital, yang digelar Galuh Pakuan yang bekerjasama dengan Badan Aksesibilitas Komunikasi Telekomunikasi dan Internet (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo).

Seminar Nasional Pandu Desa Digital mengambil tema “Pandu Digital Sebagai Pendamping Masyarakat Dalam Membangun Desa”, dan “Hubungan Kelembagaan dan Entitas Bisnis Membangun Desa”, yang digelar di Desa Cirangkong Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang, Rabu (23/10/2019), yang diikuti 300 lebih peserta dari utusan 253 Desa se-Kabupaten Subang, perwakilan Pelajar, Mahasiswa dan pelaku UMKM, serta Bumdes.

Dalam seminar nasional tersebut, hadir 3 orang narasumber, Karamaan Agung Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Brigjen Ahmad Saefudin, Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Subang Nana Mulyana, dan Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo Slamet Santoso SH, MM.

Karamaan Agung LAK Galuh Pakuan Brigjen Ahmad Saefudin menyampaikan materi tentang peningkatan SDM Pandu Desa Digital, terkait penguatan Pandu Desa Digital sebagai pendamping masyarakat dalam membangun desa.

“Ini yang sangat penting dari kelanjutan launching desa digital sebelumnya, peran Galuh Pakuan terus melakukan pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan sdm masyarakat melalui seminar nasional dan workshop ini,” ujar Brigjen Ahmad kepada wartawan di Subang, Rabu (23/10/2019).

Materi whorkshop ini, bertujuan bagaimana keberadaan pandu desa digital sebagai pendamping masyarakat dalam membangun desa, dan hubungan kelembagaan dan entitas bisnis membangun desa, harus mampu diimplementasikan oleh seluruh peserta, dalam memanfaatkan desa digital ini.

“Seminar dan workshop ini saya harap, para pandu desa digital ini mampu menjadi pendamping masyarakat, dalam memanfaatkan desa digital untuk membangun desa, sekalugus menangkal hal-hal yang negatif,” ujarnya.

Sementara itu Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Subang Nana Mulyana yang mewakili Bupati Subang Ruhimat mengatakan, dengan adanya desa digital di 4 desa yakni di Desa Cirangkong, Cikadu, Bantarsari, Cibalandong dan Desa Cupunagara, harus mampu menjadi rollmodel bagi desa-desa yang lainnya, terlebih dalam mendukung kemajuan pembangunan desa di Kabupsten Subang kedepan.

“Masyarakat desa kedepan harus mampu menangkal semua informasi negatif yang masuk kedesa melalui desa digital ini, dan kita harus mampu meng eksplore semua potensi desa, untuk kemajuan desa kedepan,” kata Nana.

Sementara kehadiran desa digital ini dikatakan Nana, Pemkab Subang dengan kebijakannya, siap mendukung desa digital yang diinisiasi Galuh Pakuan ini, agar lebih bermanfaat dalam mewujudkan masyarakat desa yang lebih mandiri.

“Tentunya Pemkab Subang sangat mendukung, apa yang sudah diinisiasi Galuh Pakuan, demi kemajuan Subang kedepan apalagi, kedepan ada pelabuhan Patimban, kita sudah harus siap dengan desa digital ini,” tegasnya.

Di tempat yang sama Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo Slamet Santoso mengatakan, pemerintah pusat melalui kemenkominfo akan terus mensupot, tentang program desa digital ini, agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk menggelar seminar nasional maupun workshop-workshop seperti sekarang ini.

“Kami akan selalu mensupot program desa digital ini, mulai dari infrastruktur sampai dengan peningkatan sdm pandu desa, termasuk seminar dan workshop ya g digelar hari ini,” pungkas Slamet.

 

Ahya Nurdin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini