Rabu, Januari 20, 2021

Nekad Berkerumun, Komunitas Motor di Pamanukan Dibubarkan Polisi

SERING DIBACA

Kondisi Jalan Kabupaten Rusak Parah, Warga Kalijati Meminta Pemkab Secepatnya Perbaiki Jalan Kalijati – Tanggulun

KALIJATI - Tak kunjung diperbaiki, kondisi jalan kabupaten, antara Kalijati - Tanggulun, Warga Kalijati komplen terhadap kondisi jalan yang...

Miris! Tak Ada Anggaran, Pemkab Subang Tak Sanggup Bangun Kembali Pasar Inpres Pamanukan Yang Terbakar

SUBANG - Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Mungkin pepatah yang sangat tepat untuk menggambarkan nasib pedagang di pasar inpres Pamanukan...

Untuk Mencukupi Ketersediaan Darah di PMI, Personel Lanud Suryadarma Lakukan Donor Darah

KALIJATI - Untuk mendukung tersedianya darah di Palang Merah Indonesia (PMI) selama wabah Covid-19 yang masih melanda dunia dan...

SUBANG – Dalam rangka penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19, Polsek Pamanukan terus gencar lakukan patroli guna mengantisipasi adanya kerumunan warga di kawasan perkotaan Pamanukan.

Seperti halnya Minggu malam(3/1/2021) sekitar pukul 19.30 Wib, Jajaran Kepolisian Polsek Pamanukan yang sedang berpatroli di Pimpin Langsung oleh Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan berhasil membubarkan Komunitas Motor XTC yang sedang berkerumun di kawasan Desa Pamanukan.

Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan ketika menyambangi kerumunan Komunitas Motor XTC, menghimbau kepada anak-anak motor untuk tetap menegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19

” Alhamdulillah! Anak-anak Komunitas motor XTC bisa mengerti dengan arahan dan himbauan dari kami untuk tidak berkerumun dan segera membubarkan diri demi mencegah penularan Covid-19″ ujar Kapolsek Pamanukan Kompol Dadang Cahyadiawan

Menurut Dadang, Anak-anak Komunitas Motor XTC tersebut selama kami berikan arahan dan himbauan mereka terlihat tetap disiplin memakai masker

“Sekalipun tadi ditemukan berkerumun, anak-anak Komunitas motor tersebut tetap disiplin menggunakan masker” katanya

Kompol Dadang Cahyadiawan juga menegaskan dasar pembubaran tersebut karena di tengah Pandemi Covid-19 di Kabupaten Subang yang terus meningkat, aktivitas yang menimbulkan kerumunan masyarakat sangat dilarang.

“Siapa pun yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan, akan kami tindak dengan tegas,” tegasnya.

Menurut Kompol Dadang, pilihan tegas tersebut bukan tanpa alasan, karena dengan penyebaran virus Corona yang masih tinggi di Subang saat ini yang jumlahnya hampir menembus 1.300 orang yang sudah terpapar virus mematikan tersebut bahkan telah merenggut 57 nyawa warga Subang, 17 korban meninggal karena Covid-19 diantaranya tersebar di kecamatan Pamanukan,Sukasari dan Legonkulon.

“Jajaran Polsek Pamanukan akan melakukan patroli rutin untuk membubarkan segala bentuk kerumunan warga untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19” katanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU