Kamis, Juli 29, 2021

Nekad Buka! Puluhan Pertokoan Nonesensial di Subang Kota Ditutup Paksa Tim Satgas Covid-19

SERING DIBACA

Hari Bakti TNI AU Ke 74, Lanud Suryadarma Salurkan Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak COVID-19

SUBANG - Pia Ardhya Garini (AG) Cabang 5/Daerah I Lanud Suryadarma melaksanakan bakti sosial Peduli Covid 19 dengan melaksanakan...

Peduli COVID19! Pia AG Lanud Suryadarma, Bagikan Masker Gratis di Wilayah Kalijati Subang

SUBANG - Pia Ardhya Garini (AG) Cabang 5/Daerah I Lanud Suryadarma kembali melakukan aksi sosialnya dengan bagi-bagi masker kepada...

Danlanud Suryadarma Ikuti Upacara Hari Bakti TNI AU Secara Virtual

SUBANG - Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI Djohn Amarul, S.AB., didampingi Komandan Wing 8 Kolonel Pnb Antonius Adi Nur...

SUBANG – Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Subang kembali melakukan penegakan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, Senin (5/7). Penegakan tersebut dengan menutup seluruh toko yang termasuk dalam kriteria usaha tidak boleh buka selama PPKM darurat diberlakukan.

Tim yang dipimpin Sekda Subang bersama Kapolres Subang dan Dandim 0605/Subang menutup toko-toko yang ada pusat kota. Toko-toko tersebut mulai dari yang ada di Jalan di sekitaran PT.Taekwang, Jalan Otista dan Ahmad Yani Subang

“Kami sebagai pelaksana, mau tidak mau harus melakukan perintah dari Presiden dengan menutup seluruh toko yang tidak diperbolehkan buka selama PPKM darurat diberlakukan. Selama PPKM ini yang boleh buka adalah minimarket, warung yang menjual sembako, pusat kesehatan, hingga apotek. Jadi yang lainnya harus tutup atau hanya melayani take away,” kata Komandan Kodim 0605/Subang, Letkol CZi Irsad Wiryarto

Dia menjelaskan bahwa mayoritas toko yang ditutup pihaknya adalah toko-toko fashion, Handphone, dan Elektronik. Untuk supermarket, menurutnya kebanyakan sudah menutup kawasan selain kebutuhan rumah tangga.

. “Masih banyak toko nonesensial yang masih nekad buka, dan terpaksa kami suruh tutup, semoga semua memahaminya,” jelasnya.

Tidak hanya menutup paksa toko nonesensial, rumah makan dan warung bakso yang nekad melayani makan ditempat, juga diperingati keras oleh petugas

 

“Apa yang kami lakukan ini adalah untuk menekan kasus Covid-19 di Kabupaten Subang, demi kepentingan dan keselamatan bersama. Kami akan tegas, bahkan mungkin lebih tegas dari sebelumnya,” tutup Dandim Subang Letkol Czi Irsyad Wiryarto.

Selama penutupan, para pemilik tempat usaha mayoritas memahami kegiatan tersebut. Ada juga sebagian kecil lainnya yang merasa kaget karena mengaku tidak mendapatkan sosialisasi dari pemerintah setempat.

Sementara itu, Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan menegaskan akan menindak tegas masyarakat yang tak menaati aturan PPKM Darurat termasuk para pemilik tempat usaha yang membandel yang nekad buka

” Toko nonesensial yang masih tetap membandel akan kita tindak tegas dan berikan sanksi sesuai aturan di PPKM Darurat” tegas Kapolres Subang

Maka dari ini pemilik usaha khususnya nonesensial diharapkan menaati aturan PPKM Darurat dari mulai tanggal 3-20 Juli 2021 diharapkan bisa menutup usahanya

” Mari kita taati aturan PPKM Darurat untuk sama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid 19, yang saat ini melonjak signifikan bahkan tingkat Kematianpun Meningkat” ucapnya

Berdasarkan pantauan dilapangan, masih banyak toko nonesensial yang membandel dan nekad buka di Subang, kendatipun sudah diberikan himbauan tentang aturan PPKM Darurat. Akibat masih banyaknya toko nonesensial yang membandel membuat Tim Satgas Covid-19 Subang akhirnya menutup paksa toko yang nekad buka.

AHYA NURDIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU