Senin, April 19, 2021

Lelang Jabatan Posisi Sekda Subang Sepi Peminat

SERING DIBACA

Serikat Nelayan NU Kerjasama Loka PSPL Serang Kembangkan Potensi Mangrove dan Garam di Jawa Barat

  DEPOK - Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Jawa Barat Bekerjasama dengan Loka PSPL Serang Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam...

Polsek Subang Himbau Warga Tidak Berkerumun Pada Pendataan Banpres Di Bank BNI Subang.

Subang - Pendataan  Banpres di Bank BNI Subang Timbulkan kerumanan yang tidak terhindarkan Hal ini tentu menjadi sorotan publik dimana...

Ramadhan Berkah! IJTI Korda Purwasuka Gandeng Karang Taruna Bagi-bagi Takjil Kepada Pengguna Jalan

  Purwakarta, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Purwasuka menggandeng Karang Taruna Unit Dusun 2 Desa Cibeber Kecamatan Kiarapedes Kabupaten...

 

SUBANG – Hingga H-1 jelang ditutupnya pendaftaran seleksi open bidding calon Sekda Subang, BKPSDM Subang mengaku belum ada satupun yang mendaftar.

Kepala BKPSDM Subang H Cecep Supriatin melalui Kasubid Mutasi, Gempur, menyebut, proses pendaftaran open bidding calon sekda dilakukan secara online dan pengiriman berkas persyaratan pun harus diunggah lewat online.

Namun, hingga H-1 jelang ditutupnya pendaftaran, belum ada satupun yang mengunggah berkas pendaftaran.

“Sampai sekarang belum ada satupun yang mendaftar, padahal pendaftaran akan ditutup besok, Jumat, 19 Maret 2021. Biasanya, para peminat ini daftarnya di akhir jelang penutupan,” ujar Gempur saat dikontak, Kamis (18/3/2021).

Menurut dia, jika setelah pendaftaran ditutup tapi belum juga ada pendaftar, pihaknya akan segera konsultasi dengan KASN untuk memperpanjang waktu pendaftaran selama 3 hari kedepan.

Gempur mengungkap, anggaran kegiatan seleksi open bidding calon Sekda Subang dialokasikan sebesar Rp150 jutaan. Biaya sebesar ini diperuntukkan buat honor panitia seleksi (pansel), biaya kesehatan, biaya asesmen, hingga tahapan per tahapan seleksi.

“Panitia seleksi kan berasal dari eksternal, sehingga mereka dikasih honor,” ucapnya.

Dia menyebut, komposisi pansel open bidding berasal dari eksternal berjumlah 5 orang, terdiri dari 2 orang dari propinsi, 2 orang akademisi dan 1 orang pakar.

Dia menegaskan, pansel open bidding calon sekda, tidak ada yang berasal dari unsur Pemkab Subang, karena JPT Pratama itu hanya satu orang yakni sekda.

“Dan berdasarkan ketentuannya, yang berhak menilai jabatan setingkat eselon sekda itu, ya minimal harus orang yang selevel atau setara eselonnya dengan JPT pratama sekda,” pungkas Gempur.

Ahya Nurdin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

REKOMENDASI BERITA UNTUKMU